Plt Bupati Tulungagung Akui ASN Trauma Usai OTT KPK, Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan

Selasa, 14 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Plt Bupati Tulungagung  Ahmad Baharudin/ Istimewa.

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Penunjukan Ahmad Baharudin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung di tengah kasus Komisi Pemberantasan Korupsi membawa tantangan berat. Ia menyebut kondisi birokrasi saat ini mengalami tekanan psikologis.

Baharudin mengungkapkan, sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Tulungagung mengalami trauma dampak rentetan operasi tangkap tangan (OTT). Hal ini dinilai mempengaruhi kinerja, terutama dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Kalau trauma, mereka jadi sangat hati-hati. Dampaknya, inovasi jadi berkurang,” ujar Baharudin, Senin (13/4/2026).

Ia menilai kehati-hatian berlebihan berpotensi menghambat jalannya program. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Sekda dan Bagian Hukum guna menyiapkan pendampingan bagi ASN yang terseret pemeriksaan kasus yang menjerat Gatut Sunu Wibowo.

Baharudin juga menyoroti berulangnya kasus korupsi di Tulungagung dari periode ke periode, termasuk saat era Syahri Mulyo. Ia berharap praktik tersebut bisa dihentikan.
“Kami akan komunikasi dengan berbagai pihak agar ini menjadi yang terakhir,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Baharudin akan mengumpulkan seluruh kepala OPD untuk memastikan program tetap berjalan. Ia menegaskan, fokus utamanya adalah menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Penunjukan Baharudin sebagai Plt Bupati dilakukan melalui keputusan Menteri Dalam Negeri lewat Gubernur Jawa Timur. Dalam masa transisi ini, ia memastikan seluruh program APBD tetap berjalan tanpa perubahan kebijakan.

“Semua berjalan sesuai rencana. Plt tidak bisa mengubah kebijakan strategis,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui tantangan cukup besar karena harus menjalankan program di tengah tahun anggaran.
“Tantangannya banyak, karena saya melanjutkan di pertengahan tanpa terlibat perencanaan awal,” pungkasnya.

Reporter : Aris. H

Berita Terkait

Sahkan 9 Perda, DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati KUA-PPAS 2027
Puluhan Jabatan Kepala Sekolah di Trenggalek Kosong, Seleksi Segera Disiapkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37

Sahkan 9 Perda, DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati KUA-PPAS 2027

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:27

Puluhan Jabatan Kepala Sekolah di Trenggalek Kosong, Seleksi Segera Disiapkan

Selasa, 14 April 2026 - 12:52

Plt Bupati Tulungagung Akui ASN Trauma Usai OTT KPK, Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42