Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang/ Dok Pol

JOMBANG | JATIM TERKINI – Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang. Dalam suasana khidmat, Kapolri hadir mengenakan peci hitam dan langsung menuju area pemakaman untuk memanjatkan doa serta menaburkan bunga di pusara tokoh bangsa yang akrab disapa Gus Dur tersebut.

Kedatangan Kapolri disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang dikenal sebagai Gus Kikin. Prosesi penyambutan berlangsung hangat dan diawali dengan pengalungan surban sebagai bentuk penghormatan.

Ziarah ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum Gus Dur, tetapi juga momentum mengenang jasa-jasa beliau dalam perjalanan reformasi bangsa. Selama menjabat sebagai Presiden RI ke-4 pada periode 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001, Gus Dur dikenal sebagai pemimpin yang mendorong penguatan demokrasi, supremasi sipil, serta profesionalisme aparat negara.

Salah satu warisan penting pada masa kepemimpinannya adalah pengukuhan pemisahan institusi TNI dan Polri melalui TAP MPR Nomor VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri serta TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri. Kebijakan tersebut menjadi tonggak penting dalam reformasi sektor keamanan di Indonesia.

Selain dikenal sebagai tokoh demokrasi, Gus Dur juga dikenang sebagai “Bapak Pluralisme” karena komitmennya dalam menjaga keberagaman, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Pemikiran dan perjuangannya dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan, serta penghormatan terhadap perbedaan hingga kini masih menjadi inspirasi bagi berbagai kalangan.

Melalui ziarah tersebut, Polri menunjukkan penghormatan terhadap para tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan demokrasi dan pembangunan Indonesia. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga semangat pengabdian, persatuan, dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana nilai-nilai yang turut diperjuangkan oleh Gus Dur.

Reporter ; An Nisa

Berita Terkait

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali
Ayah Wajib Hadir, Harganas ke-33 Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik
Tekan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Pemkab Gelar Muspadi
Tri Hariadi Masuk Tiga Besar Seleksi Sekda Tulungagung
Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas
Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:03 WIB

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25 WIB

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Tekan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Pemkab Gelar Muspadi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tri Hariadi Masuk Tiga Besar Seleksi Sekda Tulungagung

Berita Terbaru

Nasional

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Selasa, 30 Jun 2026 - 20:03 WIB