Tekan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Pemkab Gelar Muspadi

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama beberapa peserta Muspadi.

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (Muspadi) di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (23/6). Forum ini menjadi wadah menyerap aspirasi sekaligus menyusun kebijakan pembangunan yang lebih berpihak kepada kelompok rentan.

Muspadi dibuka Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua Baznas, serta perwakilan organisasi masyarakat, komunitas perempuan, pemerhati anak, penyandang disabilitas, dan akademisi.

Ahmad Baharudin mengatakan, pembangunan daerah harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, perempuan, anak, dan penyandang disabilitas perlu dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan.

“Kehadiran forum ini menjadi bukti bahwa suara perempuan, anak, dan penyandang disabilitas sangat dibutuhkan dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data kependudukan 2025, jumlah penduduk Tulungagung mencapai 1,142 juta jiwa. Sebanyak 49,91 persen di antaranya merupakan perempuan. Namun, tantangan terhadap kelompok rentan masih cukup tinggi.

Sepanjang 2025, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mencatat 18 laporan pengaduan yang melibatkan perempuan. Sementara kasus kekerasan terhadap anak mencapai 243 laporan di ULT PSAI dan 70 pengaduan di UPTD PPA. Selain itu, terdapat sekitar 34 ribu penyandang disabilitas yang juga memerlukan perhatian dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut Ahmad, selama ini mekanisme perencanaan pembangunan reguler belum sepenuhnya mampu mengakomodasi aspirasi kelompok rentan. Melalui Muspadi yang dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, diharapkan usulan mereka dapat masuk dalam kebijakan pembangunan daerah.

“Semoga musyawarah ini menghasilkan kebijakan yang tepat sehingga Tulungagung benar-benar menjadi kabupaten layak anak, ramah perempuan, serta inklusif bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

Ayah Wajib Hadir, Harganas ke-33 Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Tri Hariadi Masuk Tiga Besar Seleksi Sekda Tulungagung
Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme
1.030 Warga Plosokandang Terima Bantuan Pangan, Jumlah KPM Naik Hampir 300 Orang
Job Fair Tulungagung 2026 Dibuka, Sediakan 3.750 Lowongan dari 47 Perusahaan
ASN Setda Trenggalek Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25 WIB

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Tekan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Pemkab Gelar Muspadi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tri Hariadi Masuk Tiga Besar Seleksi Sekda Tulungagung

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:49 WIB

Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:47 WIB

Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme

Berita Terbaru

Nasional

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Selasa, 30 Jun 2026 - 20:03 WIB