Sapi 1,37 Ton Asal Trenggalek Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sapi 1,37 Ton Asal Trenggalek Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto/ Istimewa

TRENFGALEK | JATIM TERKINI – Seekor sapi berukuran jumbo milik peternak asal Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, dipilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sapi jenis Simental tersebut memiliki bobot mencapai 1,37 ton.

Pemilik sapi, Mujadi, mengungkapkan hewan ternaknya dibeli sekitar satu setengah tahun lalu dengan harga Rp 35 juta dari peternak di sekitar wilayahnya. Berkat perawatan rutin dan pakan berkualitas, sapi itu tumbuh dengan ukuran di atas rata-rata.

“Saya beli sekitar satu setengah tahun lalu seharga Rp 35 juta,” kata Mujadi, Rabu (20/5/2026).

Ia menuturkan, sapi tersebut sempat terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Meski begitu, kondisinya tetap kuat dan berhasil bertahan di tengah merebaknya wabah yang menyerang banyak ternak lain.
“Banyak sapi lain sampai roboh karena PMK, tapi sapi ini tetap bertahan,” ujarnya.

Setelah sembuh, perawatan dilakukan lebih intensif. Setiap hari sapi dimandikan dan diberi pakan campuran seperti jagung rebus, katul, ampas tahu, serta rumput segar untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatannya.
Menurut Mujadi, sapi berusia sekitar empat tahun itu memiliki tinggi sekitar 167 sentimeter dengan panjang badan mencapai 2,5 meter.

Karena ukuran dan kondisinya yang prima, sapi tersebut akhirnya dibeli pemerintah sebagai hewan kurban Presiden Prabowo dengan nilai sekitar Rp 98 juta.

“Syukur alhamdulillah bisa dipilih untuk kurban Presiden,” imbuhnya.

Mujadi mengatakan kandangnya bukan kali pertama memasok sapi untuk kurban kepala negara. Pada tahun sebelumnya, salah satu sapi peliharaannya juga pernah dibeli untuk kebutuhan serupa.

Menjelang Iduladha tahun ini, harga sapi kurban di pasaran disebut mengalami kenaikan akibat stok ternak berkurang pasca wabah PMK.

“Naiknya sekitar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per ekor,” jelasnya.

Harga sapi ukuran standar yang sebelumnya berkisar Rp 21 juta kini naik menjadi Rp 25 juta hingga Rp 27 juta per ekor. Meski harga meningkat, permintaan sapi kurban disebut masih cukup tinggi.

Sejauh ini, Mujadi mengaku telah menjual sekitar 25 ekor sapi untuk kebutuhan kurban Iduladha tahun ini.

Reporter : Zainal Arifin

Berita Terkait

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa
Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik
Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme
18 SPPG Disetop Sementara, Ribuan Siswa di Tulungagung Belum Terima MBG
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Notifikasi BRI-Telkom, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp2 Triliun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:26

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:03

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32

Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:57

Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas

Berita Terbaru