Foto : Ketua PWI Tulungagung Wiwieko Dharmainingrum (kiri) bersama Doni memasang bendera Merah Putih di rumah warga. (ris)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pemandangan bendera Merah Putih yang sudah lusuh dan rusak masih ditemukan di sejumlah rumah warga. Kondisi tersebut menjadi perhatian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulungagung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung.
Sabtu (8/8), kedua lembaga ini turun langsung membagikan 150 bendera Merah Putih kepada warga. Sasaran pembagian adalah rumah yang masih memasang bendera dalam kondisi kurang layak maupun warga yang belum memasang bendera.
Kegiatan tersebut menyasar permukiman warga di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kauman. Selain membagikan, petugas dan anggota PWI juga langsung memasangkan bendera di rumah warga.
Plt Kabid Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung Agus Prihadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih.
“Mulai 1 Agustus masyarakat diimbau untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Kegiatan ini untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81,” kata Agus, Sabtu (8/8).
Menurut dia, Pemkab Tulungagung telah menyiapkan sebanyak 10 ribu bendera Merah Putih. Bendera tersebut didistribusikan melalui berbagai pihak agar dapat menjangkau masyarakat secara luas.
Setiap kecamatan mendapatkan alokasi 350 bendera untuk dibagikan di wilayah masing-masing. Sementara sisanya didistribusikan kepada organisasi masyarakat, lembaga, maupun masyarakat secara langsung.
Agus menambahkan, gerakan pembagian bendera bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban memasang atribut kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme masyarakat.
“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, jiwa nasionalisme, serta semangat gotong royong,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Tulungagung Wiwieko Dharmainingrum mengatakan, sebanyak 150 bendera dibagikan dalam kegiatan tersebut. PWI sengaja turun langsung ke permukiman untuk melihat kondisi bendera yang terpasang, sekaligus memberikan penggantinya apabila sudah tidak layak.
Menurut Wiwieko, keterlibatan PWI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi insan pers dalam kegiatan sosial dan kebangsaan.
“Kami tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kebangsaan yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat,” katanya.
Dia berharap gerakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga dan mengibarkan Merah Putih dengan baik selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Selain menjadi simbol negara, Merah Putih diharapkan terus menjadi pengingat pentingnya persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Tanah Air. (ris)










Komentar