Foto : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan, foto bersama warga usan penyaluran banpang. (nas)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Penyaluran bantuan pangan (banpang) di Kabupaten Tulungagung terus dikebut. Memasuki tahap kedua untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, Bulog Cabang Tulungagung telah menyalurkan sekitar 1.000 ton beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran banpang tersebut salah satunya dilakukan di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Senin (31/8/2026). Program bantuan pangan itu disalurkan Bulog bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, penyaluran banpang dilakukan secara triwulanan. Untuk tahap kedua, bantuan tersebut merupakan alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September.
“Penyaluran ini tahap kedua untuk bulan Juli, Agustus, dan September,” ujar Yonas.
Hingga saat ini, penyaluran banpang di Tulungagung telah mencapai sekitar 1.000 ton. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 147 ribu KPM di Kabupaten Tulungagung yang menjadi penerima bantuan pangan.
Yonas menargetkan penyaluran untuk alokasi hingga September dapat dirampungkan pada bulan tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait mekanisme penyaluran berikutnya.
“Alokasinya sampai September. Namun, kami masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Menurut Yonas, pelaksanaan penyaluran banpang kali ini sedikit mengalami keterlambatan. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya kegiatan masyarakat selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Agustus.
Dalam program tersebut, setiap KPM mendapatkan alokasi bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
“Banpang ini diharapkan bisa membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ahmad juga mengimbau masyarakat penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Bantuan yang diberikan pemerintah tersebut diharapkan benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin. Kami juga mengimbau agar banpang ini tidak diperjualbelikan,” tegasnya. (nas)










Komentar