Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Kandang dan Tumpukan Kayu di Ngunut Dilalap Api

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Petugas memadamkan api di kandang dan tumpukan kayu milik warga di Lingkungan 1, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Aktivitas membakar sampah kembali memicu kebakaran. Kali ini, kandang dan tumpukan kayu milik warga di Lingkungan 1, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, dilalap si jago merah, Sabtu (29/8) siang.

Kebakaran tersebut diduga bermula dari api pembakaran sampah yang dilakukan pemilik rumah, Wito, sejak pagi. Namun, api kemudian ditinggal pergi hingga akhirnya membesar dan menyambar tumpukan kayu di sekitar lokasi.

Api dengan cepat merembet hingga membakar kandang. Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kasi Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.35 WIB. Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 12.10 WIB.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran dan satu unit tangki suplai,” kata Bambang, Sabtu (29/8).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.23 WIB. Selanjutnya, petugas langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas ke bangunan maupun area di sekitarnya.

Proses pemadaman akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 12.50 WIB. “Skala kebakaran termasuk sedang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Dari keterangan pemilik rumah, kebakaran dipicu oleh aktivitas membakar sampah yang dilakukan sejak pagi. Api yang semula berasal dari pembakaran sampah tersebut kemudian menyambar tumpukan kayu dan merembet ke kandang.

Akibat kejadian tersebut, pemilik mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta.

Dalam penanganan kejadian itu, petugas Damkar juga berkoordinasi dengan Tim Baruna 3, Tim Inafis Polres Tulungagung, serta mendapat bantuan dari anggota Polsek Ngunut.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api pembakaran sampah tanpa pengawasan. Sebab, kondisi api yang tampak kecil dapat dengan cepat membesar dan merembet ke material mudah terbakar di sekitarnya. (nas)

Berita Terkait

Termakan Usia, Bendungan Pacar di Tulungagung Ambrol
Pelajar 16 Tahun Tewas Ditabrak Innova Saat Menyeberang Jalan Raya Ngantru
Truk Muatan Getah Pinus Terbakar di Jalan Raya Jeli, Kerugian Ditaksir Rp225 Juta
Kapolres Kediri: Maknai Kemerdekaan dengan Pengabdian kepada Masyarakat
Upacara HUT Ke-81 RI di Tulungagung Khidmat, Ahmad Baharudin Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Lalai Bakar Sampah, Warga Ngantru Rugi Rp25 Juta
Buaya Muara 3 Meter Muncul di Pantai Sidem, Wisatawan Diminta Waspada

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:00

Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Kandang dan Tumpukan Kayu di Ngunut Dilalap Api

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:13

Termakan Usia, Bendungan Pacar di Tulungagung Ambrol

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:32

Pelajar 16 Tahun Tewas Ditabrak Innova Saat Menyeberang Jalan Raya Ngantru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:20

Truk Muatan Getah Pinus Terbakar di Jalan Raya Jeli, Kerugian Ditaksir Rp225 Juta

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:01

Kapolres Kediri: Maknai Kemerdekaan dengan Pengabdian kepada Masyarakat

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

BRI Tulungagung Ajak Tenaga Kesehatan Investasi Emas lewat BRImo

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:43