Buaya Muara 3 Meter Muncul di Pantai Sidem, Wisatawan Diminta Waspada

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Penampakan buaya muara 3 Meter yang muncul di Pantai Sidem. Wisatawan Diminta Waspada. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kemunculan buaya muara kembali menggegerkan kawasan pesisir selatan Tulungagung. Setelah sempat terlihat di Pantai Sidem, Kecamatan Besuki, reptil diperkirakan sepanjang tiga meter itu kembali muncul di sekitar Pantai Popoh.

Kemunculan buaya tersebut membuat petugas Polairud dan TNI AL melakukan pemantauan. Wisatawan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati buaya apabila kembali terlihat.

Komandan Pos Polairud BKO Polres Tulungagung Aiptu Maryanto mengatakan, pihaknya menerima laporan kemunculan buaya muara pada Senin (10/8/2026). Petugas bersama Komandan Pos AL kemudian mendatangi kawasan Pantai Popoh untuk melakukan pemantauan.

“Kemarin kami bersama Komandan Pos AL mendatangi Pantai Popoh atas kemunculan buaya muara di wilayah itu,” kata Maryanto, Selasa (11/8/2026).

Namun, setibanya petugas di lokasi, buaya tersebut sudah kembali masuk ke perairan. Dari pengamatan yang dilakukan, buaya yang terlihat diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter.

Maryanto menyebut, sejauh pemantauan petugas, baru satu ekor buaya yang diketahui muncul di kawasan pesisir tersebut. Sebelumnya, buaya yang sama juga sempat terlihat di Pantai Sidem.

“Saat muncul di Pantai Sidem itu sempat diketahui warga setempat dan tidak lama setelahnya menghilang lagi,” ungkapnya.

Kemunculan buaya muara di pesisir selatan Tulungagung bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan catatan petugas, fenomena serupa telah terjadi sebanyak empat kali sejak 2004.

Kemunculan pertama tercatat pada 2004. Setelah itu, buaya kembali terlihat di Pantai Sine pada Juli 2026. Memasuki Agustus 2026, kemunculan buaya kembali terjadi dua kali, yakni di Pantai Sidem dan Pantai Popoh.

Petugas mengingatkan masyarakat tidak menganggap kemunculan buaya tersebut sebagai tontonan. Terlebih, ukuran reptil yang diperkirakan mencapai tiga meter berpotensi membahayakan apabila didekati.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan jangan mendekat apabila mengetahui kemunculan buaya muara ini lagi,” pungkasnya. (nas)

Berita Terkait

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Tulungagung Ajak Generasi Muda Hindari Kenakalan Remaja
Bakar Daun Jati, Petani 74 Tahun Tewas Terbakar di Ladang
Arena Sabung Ayam dan Dadu di Bono Dibongkar Polisi
Mayat Mr. X Mengapung di Perairan Popoh, Identitas Masih Misterius
Jamaah Asal Pule Meninggal di Masjid Ngantru, Sempat Keluhkan Sakit
Jenazah Sopir Truk Korban KMP Virgo 8 Dipulangkan, Tangis Keluarga Pecah
Warga Tiudan Tolak Gerai Miras, Disebut Ada Tujuh Titik
Razia Gabungan Sasar Empat Blok Lapas Tulungagung
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Tulungagung Ajak Generasi Muda Hindari Kenakalan Remaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:59

Bakar Daun Jati, Petani 74 Tahun Tewas Terbakar di Ladang

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

Arena Sabung Ayam dan Dadu di Bono Dibongkar Polisi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:47

Mayat Mr. X Mengapung di Perairan Popoh, Identitas Masih Misterius

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:46

Jamaah Asal Pule Meninggal di Masjid Ngantru, Sempat Keluhkan Sakit

Berita Terbaru