Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung Bagikan 2.500 Paket Sembako

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Masyarakat menerima paket sembako di Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung.

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Tradisi Ulambana kembali digelar masyarakat Tionghoa di Tulungagung. Tak hanya menjadi bagian dari ritual keagamaan dan budaya yang dilakukan turun-temurun, kegiatan tersebut juga diwujudkan dengan berbagi kepada masyarakat melalui pembagian ribuan paket sembako.

Tradisi Ulambana digelar di Kelenteng Tjo Tik Kiong Tulungagung, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti puluhan umat Tionghoa dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Ketua Panitia Tradisi Ulambana Wibitono mengatakan, Ulambana merupakan tradisi yang digelar setiap tahun. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, tradisi tersebut berkaitan dengan bulan ketujuh kalender China yang diyakini sebagai waktu ketika pintu alam baka dibuka.

“Arwah yang sudah meninggal dipercaya berkumpul kembali dengan keluarganya,” ujar Wibitono.

Rangkaian ritual dilaksanakan dengan berbagai adat dan sesaji khas Tionghoa. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk berbagi dengan masyarakat.

Tahun ini, panitia menyiapkan lebih dari 2.500 paket sembako. Jumlah tersebut disesuaikan dengan banyaknya masyarakat yang datang mengikuti rangkaian kegiatan.

“Peserta yang masuk kira-kira 2.600 orang dan panitia menyiapkan lebih dari 2.500 paket sembako,” katanya.

Setiap paket sembako berisi sejumlah kebutuhan pokok. Di antaranya beras, minyak goreng, kecap, mi instan, gula pasir, serta kebutuhan lainnya.

Menurut Wibitono, jumlah penerima paket sembako dalam tradisi Ulambana cenderung meningkat setiap tahun. Penerima tidak hanya berasal dari wilayah Tulungagung, tetapi juga dari sejumlah daerah di sekitar Tulungagung.

“Rata-rata masyarakat yang menerima dari wilayah Tulungagung. Ada juga dari luar kota, seperti Nganjuk dan Kediri,” jelasnya.

Untuk menjaga pembagian berjalan tertib, panitia menerapkan sistem antrean. Masyarakat diminta mengikuti alur yang telah disiapkan sehingga tidak terjadi desak-desakan.

Panitia juga memberikan prioritas kepada kelompok rentan. Ibu hamil dan lanjut usia (lansia) didahulukan untuk menerima paket sembako.

Tradisi Ulambana tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial masyarakat Tionghoa kepada warga. Nilai kebersamaan dan berbagi diharapkan tetap terjaga seiring dengan pelestarian tradisi yang telah dilakukan secara turun-temurun. (nas)

Berita Terkait

Bulog Salurkan Banpang Triwulan Ketiga Capai 1.000 Ton, Ditargetkan September Rampung
84 Kios Stasiun Tulungagung Dibongkar, KAI Siapkan Parkir dan Drop Zone
Data, Ekonomi, hingga Cagar Budaya, Kapolres Kediri Perkuat Komunikasi Lintas Sektor
Kekeringan Meluas, BPBD Tulungagung Droping Air Bersih dan 17 Tandon
79 Paskibraka Tulungagung Mulai Digembleng, Plt Bupati Minta Persiapan Dimaksimalkan
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto
Ruko Depan Stasiun Tulungagung Mulai Dibongkar, KAI Siapkan Pengembangan Kawasan
Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan Menurun, 31 Pengendara Terjaring Operasi Gabungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:55

Bulog Salurkan Banpang Triwulan Ketiga Capai 1.000 Ton, Ditargetkan September Rampung

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47

Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung Bagikan 2.500 Paket Sembako

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:39

84 Kios Stasiun Tulungagung Dibongkar, KAI Siapkan Parkir dan Drop Zone

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:51

Data, Ekonomi, hingga Cagar Budaya, Kapolres Kediri Perkuat Komunikasi Lintas Sektor

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:49

Kekeringan Meluas, BPBD Tulungagung Droping Air Bersih dan 17 Tandon

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

BRI Tulungagung Ajak Tenaga Kesehatan Investasi Emas lewat BRImo

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:43