Foto : Ruko depan Stasiun Tulungagung mulai dibongkar KAI menyiapkan pengembangan kawasan. (nas)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Deretan rumah toko (ruko) di depan Stasiun Tulungagung mulai dibongkar. Penataan tersebut menjadi bagian dari rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) 7 Madiun untuk mengembangkan kawasan stasiun, termasuk penambahan lahan parkir dan penataan sarana-prasarana pendukung.
Manager Humas KAI Daops 7 Madiun, Tohari mengatakan, saat ini rencana pengembangan masih dalam tahap pengajuan investasi kepada manajemen PT KAI. Karena itu, detail proyek belum dapat disampaikan kepada publik.
“Masih berproses. Saat ini kami belum bisa menyampaikan secara detail karena masih dalam tahap pengajuan,” ujar Tohari, Senin (27/7).
Menurut dia, pengembangan aset di kawasan Stasiun Tulungagung masih menunggu keputusan dari PT KAI. Daops 7 Madiun mengusulkan pemanfaatan lahan tersebut untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada penumpang.
Selain penambahan area parkir, pengembangan juga mencakup rencana pengalihan sejumlah sarana dan prasarana yang ada di sekitar stasiun.
Seiring rencana tersebut, proses pengosongan ruko telah dilakukan sejak awal Juli. Penyewa yang masa kontraknya telah berakhir diminta segera mengosongkan bangunan agar proses penataan dapat berjalan sesuai tahapan.
“Sampai saat ini teman-teman dari bagian aset masih melakukan pendataan,” jelasnya.
Tohari menambahkan, pembangunan fasilitas publik di kawasan Stasiun Tulungagung masih menunggu persetujuan dari PT KAI. Setelah seluruh proses administrasi dan investasi rampung, KAI akan menyampaikan rincian rencana pengembangan kepada masyarakat.
Pembongkaran ruko yang sudah dimulai itu menjadi tahap awal penataan kawasan depan Stasiun Tulungagung yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, kapasitas parkir, serta pelayanan bagi pengguna jasa kereta api. (nas)










Komentar