Foto : Perluas Akses Layanan Keuangan Digital di Desa, BRI Gandeng BUMDesa. (ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – BRI Branch Office (BO) Tulungagung terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Salah satu upayanya dengan mengembangkan BRILink Agen BUMDesa sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital di tingkat desa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gathering BUMDesa BO Tulungagung yang digelar di Tiga Dapoer Batavia, Jalan Mastrip, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, pada 25 Februari 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara BRI dan pengelola BUMDesa dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal. Terutama melalui perluasan akses transaksi perbankan yang lebih dekat, mudah, dan praktis bagi masyarakat.
Branch Office Head BRI Tulungagung Evand Erlangga mengatakan, BUMDesa memiliki potensi strategis dalam menggerakkan perekonomian desa. Karena itu, BRI mendorong keterlibatan BUMDesa sebagai mitra dalam memperluas layanan keuangan melalui BRILink Agen.
Menurut dia, kehadiran BRILink Agen BUMDesa tidak hanya memberikan kemudahan transaksi perbankan bagi masyarakat. Namun, juga membuka peluang bagi BUMDesa untuk mengembangkan kegiatan usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa.
“BRI berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui perluasan akses layanan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital. Kami melihat BUMDesa memiliki potensi strategis dalam menggerakkan ekonomi desa,” ujarnya.
Evand berharap, melalui kolaborasi tersebut, BUMDesa semakin berperan dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Sekaligus mendukung pertumbuhan usaha dan perputaran ekonomi di lingkungan desa.
Dia menambahkan, penguatan ekosistem digital juga menjadi bagian penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat agar lebih praktis dan produktif.
Ke depan, BRI BO Tulungagung akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BUMDesa. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat inklusi keuangan, memperluas transaksi digital, serta mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. (*/ris)






Komentar