Jelang Buka Giling, PG Modjopanggung Gelar Ritual Manten Tebu

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menghadiri acara ritual manten tebu PG Modjopanggung jelang buka giling tahun ini. (afif)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Menjelang musim giling tahun 2026, PG Modjopanggung Tulungagung menggelar tradisi manten tebu, Sabtu (9/5). Ritual tersebut diawali dengan selamatan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa agar proses giling berjalan lancar da menghasilkan produksi maksimal.

Kegiatan itu dihadiri Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, jajaran Kantor Pusat PT Sinergi Gula Nusantara, serta Forkopimcam Kauman.

General Manager PG Modjopanggung Sugiyanto mengatakan, tradisi manten tebu menjadi simbol hubungan harmonis antara petani tebu dengan pabrik gula. Menurut dia, ritual tersebut telah menjadi bagian dari budaya yang terus dilestarikan menjelang musim giling.

“Tradisi ini merupakan simbol perkawinan antara boneka tebu dengan pabrik gula. Harapannya tercipta hubungan yang harmonis dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pada musim giling tahun ini PG Modjopanggung menargetkan tebu tergiling sebanyak 446.124 ton dengan cakupan areal mencapai 6.783 hektare. Pasokan tebu berasal dari lima daerah, yakni Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek.

Selain itu, PG Modjopanggung menargetkan rendemen minimal 7,21 persen dengan kapasitas giling sekitar 2.864 ton tebu per hari.

“Untuk target produksi gula tahun ini sekitar 33.705 ton dengan masa giling selama 165 hari,” terangnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyatakan dukungannya terhadap operasional PG Modjopanggung. Menurut dia, keberadaan pabrik gula memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya sektor gula.

“Pemerintah daerah dan pabrik gula harus terus bersinergi untuk meningkatkan produksi tebu,” katanya.

Dia berharap kerja sama tersebut juga diikuti dengan perluasan lahan tebu sehingga produksi gula nasional dapat terus meningkat.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

Larung Sembonyo Kembali Digelar, Plt Bupati: Potensi Dongkrak Wisata Pantai Popoh
Viral “Perempatan Mekkah” di JLS Tulungagung, Spot Unik di Tengah Lanskap Selatan
Kunjungan Turun 50 Persen, Disbudpar Tulungagung Siapkan Agenda Wisata di Pantai Gemah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:11

Larung Sembonyo Kembali Digelar, Plt Bupati: Potensi Dongkrak Wisata Pantai Popoh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:42

Jelang Buka Giling, PG Modjopanggung Gelar Ritual Manten Tebu

Senin, 2 Maret 2026 - 22:59

Viral “Perempatan Mekkah” di JLS Tulungagung, Spot Unik di Tengah Lanskap Selatan

Senin, 2 Maret 2026 - 22:59

Kunjungan Turun 50 Persen, Disbudpar Tulungagung Siapkan Agenda Wisata di Pantai Gemah

Berita Terbaru