Peternak Ayam Petelur Demo Simpatik, Bagikan 5.000 Butir Gratis di Nol Kilometer

Sabtu, 16 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Para peternak ayam petelur saat demo simpatik dengan membagikan 5.000 butir gratis di Nol Kilometer. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Anjloknya harga telur membuat peternak rakyat di Tulungagung kian tertekan. Mereka pun menggelar aksi simpatik dengan membagikan ribuan telur gratis kepada masyarakat di kawasan Taman Nol Kilometer Tulungagung, Sabtu (16/5).

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan peternak terhadap kondisi harga telur yang terus merosot dalam beberapa waktu terakhir. Para peternak menilai masuknya investor asing dalam bisnis pengadaan telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut memengaruhi stabilitas harga di tingkat peternak rakyat.

Koordinator aksi sekaligus anggota Asosiasi Peternak Rakyat, Abdul Kholik mengatakan, harga telur di tingkat kandang saat ini hanya berkisar Rp 21 ribu per kilogram. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) mencapai Rp 23 ribu per kilogram.

“Kami menggelar aksi keprihatinan agar Kadin tidak menggandeng investor asing, khususnya dari China, dalam pengadaan telur untuk program MBG di Pulau Jawa,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi paling berat dirasakan peternak kecil di wilayah pinggiran. Sebab, biaya produksi tidak sebanding dengan harga jual telur di pasaran.

“Peternak rakyat sekarang minus banget. Dampaknya sangat terasa,” keluhnya.

Kholik menambahkan, saat ini produksi telur nasional mengalami kelebihan pasokan atau over supply. Kondisi itu membuat harga telur semakin jatuh karena kebutuhan pasar dinilai sudah tercukupi.

Dalam aksi tersebut, peternak membagikan sekitar 5.000 butir telur kepada masyarakat yang melintas di kawasan pusat kota. Warga tampak antusias menerima telur gratis yang telah dikemas dalam paket kecil.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

Satgas Pangan Sidak Pasar Ngunut, Temukan Penjualan Beras SPHP Melebihi Ketentuan
BRI Tulungagung Ajak Tenaga Kesehatan Investasi Emas lewat BRImo
BRI Gandeng GP Ansor Tulungagung, 3.000 Anggota Buka Rekening dan Gunakan KTA Terintegrasi BRIZZI
BRI Ajak Kelompok Tani Tertib Kelola Keuangan Lewat Rekening
BRI Bangun Saluran Irigasi di Sodo, Perkuat Produktivitas Pertanian
Rupiah Melemah, Tabungan Emas BRImo Kian Diminati sebagai Instrumen Investasi
BRI Tulungagung Salurkan KUR Rp 741 Miliar, 15 Ribu Lebih UMKM Terima Pembiayaan
BRILink Ikhsanul Afif Layani Transaksi hingga Rp 100 Juta Sehari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:43

BRI Tulungagung Ajak Tenaga Kesehatan Investasi Emas lewat BRImo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:34

BRI Gandeng GP Ansor Tulungagung, 3.000 Anggota Buka Rekening dan Gunakan KTA Terintegrasi BRIZZI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:26

BRI Ajak Kelompok Tani Tertib Kelola Keuangan Lewat Rekening

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:05

BRI Bangun Saluran Irigasi di Sodo, Perkuat Produktivitas Pertanian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49

Rupiah Melemah, Tabungan Emas BRImo Kian Diminati sebagai Instrumen Investasi

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42