Pemkab Tulungagung Genjot Digitalisasi Pajak, Pembayaran PBB-P2 Mulai Beralih Nontunai

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. (nas)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus menggenjot digitalisasi transaksi pajak daerah melalui implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Implementasi ETPD Pajak Daerah yang digelar di Crown Victoria Hotel, Senin (2/11). Kegiatan ini diikuti sejumlah unsur pemerintahan, mulai dari Plt Bupati Tulungagung, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sekretaris desa (sekdes), sekretaris kelurahan (sekkel), hingga kasi pemerintahan kecamatan se-Kabupaten Tulungagung.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menegaskan, digitalisasi menjadi kebutuhan penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan efisien.

Menurut dia, keberhasilan penerapan ETPD tidak hanya bergantung pada sistem pembayaran yang disediakan pemerintah. Peran aparatur di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan juga sangat menentukan, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa menggunakan layanan pembayaran pajak secara digital.

Sejumlah sektor pajak menjadi perhatian dalam percepatan digitalisasi tersebut. Di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Khusus PBB-P2, pemerintah mendorong peralihan pembayaran dari tunai ke nontunai melalui berbagai kanal digital, seperti QRIS, virtual account, marketplace, hingga jaringan ritel modern,” ujar Ahmad Baharudin.

Dia menambahkan, sistem pembayaran digital diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya tanpa harus mengantre di loket pelayanan. Selain itu, transaksi nontunai juga dapat meminimalkan potensi pungutan liar serta mencegah penyimpangan dalam pengelolaan penerimaan pajak.

Sementara itu, Kepala Bapenda Tulungagung Imroatul Mufidah menekankan pentingnya keterlibatan sekdes dan sekkel dalam mendukung implementasi ETPD. Terutama dalam memantau sirkulasi data objek pajak, mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), serta memastikan tidak ada dana hasil pemungutan pajak yang mengendap di tingkat pemungut desa.

Dia menyebut, berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), capaian implementasi ETPD Tulungagung pada semester pertama telah mencapai 98 persen. Angka tersebut dinilai sudah mendekati target 100 persen sebagai kabupaten digital.

“Semester satu kita sudah 98 persen sesuai penilaian Kemendagri. Targetnya 100 persen, istilahnya kabupaten digital. Opsen PKB dan BBNKB diharapkan dibayar nontunai, begitu juga pajak PBB-P2 dan BPHTB. Artinya, capaian kita sudah hampir 100 persen,” jelasnya.

Imroatul menambahkan, cakupan ETPD tidak sebatas transaksi pajak dan retribusi daerah. Digitalisasi pembayaran juga diterapkan pada sektor pelayanan kesehatan dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“ETPD itu mencakup pajak dan retribusi daerah yang harus menggunakan sistem nontunai. Termasuk sektor kesehatan dan BLUD. Pelaporannya juga menjadi bagian dari penilaian Pemkab oleh Kemendagri. Kesadaran masyarakat sejauh ini juga sudah baik,” pungkasnya. (nas)

Berita Terkait

Percepat Pemutakhiran Data Bansos, Dinsos Tulungagung Gelar Rakor Perlinsos di Kedungwaru
Lima Ranperda Disepakati, DPRD-Pemkab Tulungagung Perkuat Regulasi Daerah
Sumpah Pemuda ke-98, Plt Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Berinovasi dan Jaga Persatuan
Bidik Peluang Kerja Industri Kreatif, Disnakertrans Latih 16 Anak Muda Desain Grafis
BRI Bantu Ambulans untuk Desa Joho, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga
21 Pejabat Eselon II Tulungagung Dirombak, Pejabat Kemendes Jadi Kepala DPMD
Pedagang Pasar Ngemplak Tolak Pembangunan KKMP, Pemkab Siapkan Alternatif
Pameran Museum Tulungagung 2026 Resmi Dibuka, Angkat Jejak Sejarah dan Budaya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:08

Pemkab Tulungagung Genjot Digitalisasi Pajak, Pembayaran PBB-P2 Mulai Beralih Nontunai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55

Percepat Pemutakhiran Data Bansos, Dinsos Tulungagung Gelar Rakor Perlinsos di Kedungwaru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:35

Sumpah Pemuda ke-98, Plt Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Berinovasi dan Jaga Persatuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:26

Bidik Peluang Kerja Industri Kreatif, Disnakertrans Latih 16 Anak Muda Desain Grafis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:07

BRI Bantu Ambulans untuk Desa Joho, Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga

Berita Terbaru