18 SPPG Disetop Sementara, Ribuan Siswa di Tulungagung Belum Terima MBG

Selasa, 9 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor sekretariat satgas MBG Kabupaten Tulungagung. Kini ada 18 SPPG disetop sementara. (afif)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung belum berjalan maksimal. Sejumlah sekolah dilaporkan belum menerima distribusi makanan bergizi akibat penghentian sementara operasional beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Data yang dihimpun menunjukkan ada 18 SPPG di Tulungagung yang saat ini berstatus suspend. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi MBG kepada siswa penerima manfaat di sejumlah sekolah.

Ketua Satgas MBG Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro mengatakan, penghentian sementara operasional itu disebabkan sejumlah persoalan yang belum terselesaikan. Salah satunya terkait pembayaran karyawan yang belum tuntas sehingga aktivitas pelayanan tidak dapat berjalan normal.

“Beberapa SPPG tidak bisa beroperasi karena masih ada karyawan yang belum menerima haknya,” ujarnya, Senin (8/6).

Selain persoalan tenaga kerja, sejumlah SPPG juga masih terkendala pemenuhan persyaratan teknis. Di antaranya fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum dibenahi serta belum tersedianya tenaga ahli gizi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagus menjelaskan, 18 SPPG yang disuspend tersebut merupakan bagian dari total 127 SPPG yang telah terbentuk di Kabupaten Tulungagung. Saat ini proses pembenahan terus dilakukan agar seluruh satuan layanan dapat kembali beroperasi.

“Masih dilakukan pembenahan dan monitoring evaluasi oleh koordinator wilayah. Kami melihat sejauh mana persyaratan yang kurang itu sudah dipenuhi atau belum,” katanya.

Menurut dia, hasil monitoring dan evaluasi akan menjadi dasar penentuan status operasional masing-masing SPPG. Jika seluruh syarat telah dipenuhi, maka layanan dapat kembali dijalankan untuk mendukung program MBG di sekolah-sekolah.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tulungagung Sebrina Mahardika belum memberikan tanggapan terkait penghentian sementara 18 SPPG tersebut. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon hingga berita ini ditulis belum memperoleh respons.

Pemantauan terhadap proses pembenahan masih terus dilakukan agar distribusi MBG kepada siswa di Tulungagung dapat kembali berjalan normal dan tidak mengganggu pelaksanaan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat tersebut.

Reporter: Nasrul K.

Berita Terkait

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa
Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik
Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Notifikasi BRI-Telkom, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp2 Triliun
82 Kendaraan Operasional KDMP Mulai Disalurkan, Target 140 Gerai Rampung Agustus

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:26

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:03

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32

Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:57

Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas

Berita Terbaru