Tulungagung, Jatim Terkini – Pesona Jalur Lintas Selatan Tulungagung (JLS) kian menguat sebagai magnet wisata baru di pesisir selatan Jawa Timur. Selain menyuguhkan panorama laut lepas dan deretan pantai eksotis, jalur ini memiliki satu titik unik yang ramai diperbincangkan wisatawan, yakni perempatan di kawasan Kedung Tumpang yang disebut-sebut mirip simpang jalan di Mekkah.
Perempatan tersebut berada di jalur JLS Sine Tulungagung. Dikelilingi perbukitan dengan lanskap cenderung gersang dan kontur jalan yang terbuka, suasananya sekilas menyerupai kawasan Timur Tengah.
Hamparan bukit berwarna cokelat keabu-abuan berpadu dengan jalan beraspal lebar menciptakan kesan visual yang berbeda dari destinasi wisata pantai pada umumnya.
Tak heran jika lokasi ini kerap dijuluki wisatawan sebagai “Perempatan Mekkah”. Banyak pengunjung yang sengaja berhenti untuk sekadar berfoto atau membuat konten media sosial dengan latar lanskap perbukitan tersebut.
Secara akses, simpang ini menjadi titik pertemuan empat arah strategis. Jalur selatan mengarah ke kawasan wisata Kedung Tumpang, barat menuju Kalidawir, utara ke Pucanglaban, dan timur terhubung dengan sejumlah pantai seperti Nglinci, Lumbung, Pacar, hingga Molang. Letaknya yang berada di jalur penghubung antar destinasi membuat perempatan ini kerap dilintasi wisatawan.
Rina, wisatawan asal Surabaya, mengaku tak menyangka menemukan spot unik di tengah perjalanan menuju pantai. “Tadi awalnya cuma lewat, tapi karena pemandangannya unik akhirnya berhenti untuk foto. Mirip suasana di luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan perempatan tersebut menambah pengalaman berwisata di Tulungagung. Tidak hanya menikmati pantai, pengunjung juga disuguhi panorama alam yang berbeda dengan karakter khas wilayah selatan.
Dengan keunikan tersebut, JLS Tulungagung kini tidak sekadar menjadi jalur penghubung antarwilayah, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata tersendiri.
Bentang alam pesisir yang memukau berpadu dengan lanskap perbukitan yang eksotis menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain keindahan Tulungagung.
Reporter : An Nisa







