Hujan Deras Picu Longsor di Panggul Trenggalek, Dapur Rumah Warga Rusak Berat

Senin, 2 Maret 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Jatim Terkini – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Trenggalek memicu tanah longsor di Desa Terbis, Kecamatan Panggul, Jumat (27/2/2026) malam.

Material tanah dan batu dari tebing belakang permukiman menghantam rumah milik Eko Supeno, warga RT 10 RW 05 Dusun Banaran.
Peristiwa terjadi setelah hujan deras turun sejak sekitar pukul 19.45 WIB.

Kondisi tanah perbukitan yang labil diduga tak mampu menahan debit air, hingga akhirnya longsoran menerjang bagian dapur rumah korban dan menyebabkan kerusakan cukup parah.

Petugas di lapangan melaporkan sempat terdengar suara gemuruh saat material longsor menghantam bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dapur rumah ambrol dan tertimbun lumpur serta bebatuan.

Mendapat laporan warga, tim gabungan dari Koramil 0806-11/Panggul, BPBD, dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Sejak Sabtu (28/2/2026) pagi, puluhan personel dikerahkan untuk membersihkan material longsor secara manual.

Bati Wanwil Koramil Panggul, Serma Suhardjo, yang memimpin kegiatan tersebut menegaskan pihaknya akan terus bersinergi membantu warga terdampak bencana.

“Kami bersama BPBD dan relawan hadir untuk memastikan warga tidak menghadapi situasi ini sendirian. Penanganan cepat penting agar aktivitas masyarakat bisa segera pulih,” ujarnya.

Selain membersihkan sisa material longsor, tim gabungan juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan perlengkapan dapur kepada keluarga korban guna meringankan beban pascakejadian.

Sementara itu, BPBD Kecamatan Panggul mengingatkan warga yang tinggal di lereng perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan. Dengan curah hujan yang masih tinggi, potensi longsor susulan tetap ada.

Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan di permukaan atau aliran air keruh dari tebing, untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar.

Reporter : Syahrul Syahputra

Berita Terkait

Truk Pasir Kelebihan Muatan Tabrak Jembatan di Tanjakan Kalicilik, Sopir Tewas di Lokasi
Hari Kartini, Pemkab Trenggalek Ajak Perempuan Terus Hidupkan Semangat RA Kartini
Kardus Misterius Bikin Geger, Ternyata Berisi 120 Paket Daging Filet
Ngeri! Nenek di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah, Leher dan Tangan Terluka
Seorang Nenek Di Tulungagung Meninggal Dunia Tak Wajar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Mayat Perempuan Ditemukan Tersangkut di Sungai Kaliboto Tulungagung, Kondisi Sudah Membusuk
Pencarian di Sungai Brantas Berakhir Duka, Warga Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kediri
Bantuan pangan Februari–Maret 2026 di Bagikan, Gatut Sunu Wibowo Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:23 WIB

Truk Pasir Kelebihan Muatan Tabrak Jembatan di Tanjakan Kalicilik, Sopir Tewas di Lokasi

Selasa, 21 April 2026 - 10:42 WIB

Hari Kartini, Pemkab Trenggalek Ajak Perempuan Terus Hidupkan Semangat RA Kartini

Senin, 20 April 2026 - 14:57 WIB

Kardus Misterius Bikin Geger, Ternyata Berisi 120 Paket Daging Filet

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

Ngeri! Nenek di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah, Leher dan Tangan Terluka

Rabu, 15 April 2026 - 09:20 WIB

Seorang Nenek Di Tulungagung Meninggal Dunia Tak Wajar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Berita Terbaru