Foto : Laka lantas Pick Up Vs Truk Kontainer di Dekat SPBU Boro Tulungagung/ Insert
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk peti kemas dan mobil pick up Daihatsu Gran Max terjadi di Jalan Raya Ngujung, Timur SPBU Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (20/5/2026) malam.
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan sempat memicu kemacetan arus kendaraan.
Peristiwa itu kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kecelakaan.
Berdasarkan data kepolisian, kendaraan yang terlibat yakni truk peti kemas bernomor polisi H 8493 OH dan mobil pick up Daihatsu Gran Max AG 8016 LL.
Truk dikemudikan Adi Tia Wahyu Priatama (30), warga Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Sementara itu, pengemudi Gran Max Mohammad Atmim Nur Afani (25), warga Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, mengalami nyeri pada bagian dada serta luka robek di wajah. Penumpangnya, Iqbal Syaibatul Azmi (25), warga Kecamatan Ngunut, Tulungagung, mengalami luka serius di bagian kaki kanan hingga harus menjalani perawatan medis.
Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu pengemudi truk yang kehilangan konsentrasi saat melintas di lokasi kejadian. Polisi menduga sopir dalam kondisi lelah sehingga kendaraan hilang kendali dan menghantam bagian depan mobil pick up.
Benturan keras menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian depan kedua kendaraan. Proses evakuasi kendaraan berlangsung beberapa saat hingga arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal.
Petugas Satlantas Polres Tulungagung yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu evakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Kini kedua kendaraan telah diamankan di Kantor Bersama Laka Satlantas Polres Tulungagung sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP M. Taufik Nabila mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang dan logistik, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah.
“Fokus dan konsentrasi penuh menjadi kunci keselamatan berkendara. Jika merasa mengantuk atau kelelahan, sebaiknya segera beristirahat demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Reporter : An Nisa