Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pegawai Kantor Kemenag Tulungagung saat menentukan arah kiblat lewat Rashdul Kiblat. (nas)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung memanfaatkan fenomena astronomi saat matahari berada tepat di atas Ka’bah untuk melakukan kalibrasi arah kiblat atau Rashdul Kiblat, Rabu (15/7). Momentum yang terjadi setiap 15 dan 16 Juli itu dinilai sebagai waktu paling akurat untuk memastikan arah kiblat.

Kepala Kantor Kemenag Tulungagung Afif Fauzi mengatakan, fenomena tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengecek kembali ketepatan arah kiblat, baik di rumah, musala maupun masjid.

“Pengamatan dilakukan melalui bayangan sinar matahari. Waktu ideal pelaksanaannya pukul 16.27 WIB, saat matahari tepat berada di atas Ka’bah,” ujarnya.

Menurut Afif, metode Rashdul Kiblat tergolong sederhana sehingga dapat dilakukan secara mandiri. Masyarakat cukup menancapkan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan datar. Bayangan yang terbentuk kemudian menjadi acuan untuk menentukan arah kiblat.

Dia menjelaskan, kalibrasi ini sangat dianjurkan terutama bagi masyarakat yang sedang membangun musala atau masjid agar arah kiblat sesuai dengan posisi Ka’bah.

Sementara untuk musala maupun masjid yang sudah berdiri, penyesuaian arah kiblat dapat dilakukan sesuai keyakinan masing-masing.

“Tujuannya agar pelaksanaan ibadah salat semakin sempurna dengan arah kiblat yang lebih akurat,” katanya.

Penyuluh Agama Kemenag Tulungagung Syafa’an menambahkan, pengukuran arah kiblat dapat dilakukan menggunakan peralatan sederhana seperti lot atau bandul, kompas, dan busur derajat.

Dari hasil pengamatan langsung pada Rashdul Kiblat tahun ini, arah kiblat di Tulungagung berada pada sudut sekitar 24,4 derajat dari arah barat ke utara.

Selain melalui pengamatan bayangan matahari, Kemenag juga melakukan penghitungan menggunakan metode rumus segitiga dengan membandingkan titik koordinat lokasi pengamatan dengan koordinat Ka’bah. Hasilnya menunjukkan arah kiblat berada di kisaran 24 derajat dari arah barat ke utara, sehingga sesuai dengan hasil pengamatan lapangan.

Syafa’an menambahkan, masyarakat yang menginginkan pengukuran arah kiblat secara resmi dapat mengajukan permohonan kepada Kemenag Tulungagung. Pengajuan tersebut harus disertai surat pengantar atau diketahui oleh kepala desa setempat.

“Melalui layanan ini, kami membantu memastikan arah kiblat bangunan ibadah sesuai hasil pengukuran yang akurat,” pungkasnya.

Reporter : Anas

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, Plt Bupati Wantikan ASN Jaga Kekompakan
Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga
Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung
Warga Wonorejo Kembali Tuntut Perbaikan Jalan Selingkar Waduk, Ancam Boikot Pajak
Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya
Lahan Tebu di Karangrejo Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Empat Tiang FO Ilegal Ditertibkan, Satpol PP Tulungagung Amankan ke Kantor
Terjepit Tiang Basket, Pelajar SD di Tulungagung Dievakuasi Damkar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:32

Peringati Maulid Nabi, Plt Bupati Wantikan ASN Jaga Kekompakan

Jumat, 11 September 2026 - 21:21

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Kamis, 10 September 2026 - 10:49

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Senin, 7 September 2026 - 20:17

Warga Wonorejo Kembali Tuntut Perbaikan Jalan Selingkar Waduk, Ancam Boikot Pajak

Senin, 7 September 2026 - 09:15

Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42