66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Petugas saat mendatangi lokasi. Setelah ada 66 penerima MBG di Rejotangan diduga keracunan, SPPG Pakisrejo ditutup sementara. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Puluhan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Rejotangan diduga mengalami keracunan makanan, usai menyantap menu makan siang yang dibagikan Rabu (29/7). Total ada 66 orang yang mengalami keluhan kesehatan berupa mual, muntah, hingga diare.

Menu MBG yang disajikan saat itu terdiri atas nasi putih, daging masak kecap, sayur buncis dan tempe, jeruk, serta kerupuk.

Ketua Satgas MBG Kecamatan Rejotangan Eko Sumaryono mengatakan, dari hasil pendataan, korban tersebar di beberapa lokasi penerima manfaat.

“Total ada 66 orang. Rinciannya 47 penerima manfaat di Posyandu Pakisrejo, tiga orang dari SD Pakisrejo yang terdiri dari satu guru dan dua siswa, serta 16 orang dari sekolah di wilayah kerja Puskesmas Banjarejo,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (30/7).

Eko mengaku, informasi mengenai dugaan keracunan tersebut sempat tidak langsung diterimanya. Ia justru memperoleh kabar dari perangkat desa setempat.

“Informasinya saya dapat dari perangkat desa. Karena itu saya langsung melakukan pelaporan,” katanya.

Menurut Eko, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo untuk sementara dihentikan sambil menunggu tindak lanjut dan arahan dari pihak terkait.

“Saat ini SPPG Pakisrejo ditutup sementara sambil menunggu informasi lebih lanjut,” tegasnya.

Meski sempat menjalani perawatan di Puskesmas Banjarejo, kondisi seluruh penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan dilaporkan telah membaik.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan maupun dugaan sumber penyebab insiden tersebut. (nas)

Berita Terkait

Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto
Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah
5 Ruko Pasar Ngemplak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Freezer
3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta
Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid
Humanis, Polsek Kedungwaru Kawal Terlapor Gangguan Jiwa Dirujuk ke RSJ Lawang
Pria Pemancing Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas, SAR Sisir hingga 5 Kilometer
Rumah Makan Padang di Botoran Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57

Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:17

Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

Senin, 20 Juli 2026 - 09:33

3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53

Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid

Berita Terbaru