MUI Desak DPRD Awasi Miras dan Prostitusi, Soroti Maraknya Kafe Berkedok

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua MUI KH Hadi Muhammad Mahfudz saat audiensi dengan Ketua DPRD Tulungagung Sumarsono.  (afif)

TULUNGAGUNG | JATIM MANDIRI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung mendatangi kantor DPRD Tulungagung, Rabu (10/6), untuk menyampaikan aspirasi terkait maraknya peredaran minuman keras (miras) ilegal dan aktivitas prostitusi yang dinilai mulai kembali muncul di sejumlah wilayah.

Ketua MUI Tulungagung KH Hadi Muhammad Mahfudz mengatakan, kedatangan para tokoh agama tersebut bertujuan mendorong DPRD agar lebih aktif melakukan pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi merusak moral masyarakat.

Menurut dia, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut tatanan sosial dan moral masyarakat. Karena itu, peran DPRD sebagai lembaga pembentuk regulasi dinilai sangat penting.

“Ormas keagamaan memiliki kepedulian terhadap tatanan moral masyarakat. Kami berharap DPRD ikut mengawasi pelaksanaan regulasi yang sudah ada,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gus Hadi, itu menyoroti maraknya kafe yang diduga beroperasi tidak sesuai perizinan. Keberadaan tempat usaha tersebut, lanjut dia, perlu dievaluasi agar tidak menjadi celah bagi aktivitas yang melanggar aturan.

Selain itu, MUI juga menerima sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan praktik prostitusi yang kembali beroperasi di beberapa lokasi. Aktivitas tersebut disebut berlangsung secara ilegal dan meresahkan warga sekitar.

“Banyak laporan yang masuk dari masyarakat terkait tempat-tempat tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, MUI juga menyoroti peredaran miras ilegal yang disebut masih ditemukan di sejumlah titik, di antaranya wilayah Ngunut dan Kedungwaru. Berdasarkan hasil penelusuran, terdapat toko yang mengantongi izin usaha tertentu, namun diduga menjual minuman beralkohol dengan kadar tinggi yang tidak sesuai dengan izin yang dimiliki.

“Ketika dicek melalui OSS, izin usahanya tidak sesuai dengan produk yang dijual. Namun di lapangan ditemukan penjualan minuman beralkohol penuh,” tegasnya.

MUI bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya berencana melakukan langkah-langkah penertiban dan koordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Tulungagung Marsono menyatakan, pihaknya akan menelaah laporan yang disampaikan MUI dengan mengacu pada peraturan daerah yang berlaku. DPRD juga akan berkoordinasi dengan pihak eksekutif untuk memastikan pengawasan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami akan melihat regulasi yang digunakan terkait peredaran miras maupun aktivitas prostitusi. Pembahasannya akan melibatkan OPD yang memiliki kewenangan agar penanganannya tepat,” pungkasnya.

Reporter: Nasrul K.

Berita Terkait

Plt Bupati Ajak Warga Jogo Tulungagung, Rukun dan Jaga Ketentraman 
Bulog Salurkan Banpang Triwulan Ketiga Capai 1.000 Ton, Ditargetkan September Rampung
Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung Bagikan 2.500 Paket Sembako
84 Kios Stasiun Tulungagung Dibongkar, KAI Siapkan Parkir dan Drop Zone
Data, Ekonomi, hingga Cagar Budaya, Kapolres Kediri Perkuat Komunikasi Lintas Sektor
Kekeringan Meluas, BPBD Tulungagung Droping Air Bersih dan 17 Tandon
79 Paskibraka Tulungagung Mulai Digembleng, Plt Bupati Minta Persiapan Dimaksimalkan
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 22:17

Plt Bupati Ajak Warga Jogo Tulungagung, Rukun dan Jaga Ketentraman 

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:55

Bulog Salurkan Banpang Triwulan Ketiga Capai 1.000 Ton, Ditargetkan September Rampung

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47

Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung Bagikan 2.500 Paket Sembako

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:39

84 Kios Stasiun Tulungagung Dibongkar, KAI Siapkan Parkir dan Drop Zone

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:51

Data, Ekonomi, hingga Cagar Budaya, Kapolres Kediri Perkuat Komunikasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42