Terbentur Isu “Sekolah Mati”, SDN 2 Plandaan Hanya Dapat Dua Murid Baru

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Hanya dua anak yang mendaftar sebagai siswa di SDN 2 Plandaan. (anas)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menyisakan ironi bagi sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Tulungagung. Salah satunya dialami SDN 2 Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, yang hanya memperoleh dua murid baru pada tahun ajaran ini.

Minimnya jumlah peserta didik baru diduga tidak lepas dari isu yang sempat beredar di masyarakat sejak 2017. Saat itu, muncul kabar bahwa sekolah tersebut sudah tidak beroperasi atau “mati”, sehingga berdampak pada menurunnya minat masyarakat menyekolahkan anaknya di SD tersebut.

Kepala SDN 2 Plandaan, Siti Komariyah mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaring calon peserta didik. Bahkan, sosialisasi dilakukan jauh sebelum pelaksanaan SPMB dimulai.

“Kami sudah bergerak sejak tiga sampai empat bulan sebelum SPMB. Kami mendatangi taman kanak-kanak hingga door to door ke rumah calon siswa di Desa Plandaan,” ujarnya, Senin (13/7).

Menurutnya, pada awal pendataan terdapat empat calon siswa yang berencana mendaftar. Namun, hingga penutupan pendaftaran hanya dua siswa yang benar-benar masuk.

Saat ini, jumlah seluruh peserta didik di SDN 2 Plandaan hanya 16 anak dari kelas I hingga kelas VI. Rinciannya, kelas I dua siswa, kelas II dua siswa, kelas III dua siswa, kelas IV empat siswa, kelas V tiga siswa, dan kelas VI tiga siswa.

Siti mengaku, isu bahwa sekolah sudah tidak aktif masih kerap dipercaya sebagian masyarakat. Padahal kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal hingga sekarang.

“Padahal sekolah kami tetap aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Namun isu yang berkembang sejak beberapa tahun lalu masih berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Rifka Zuyun Umadah, menyebut fenomena minimnya pendaftar tidak hanya terjadi di SDN 2 Plandaan.

Berdasarkan data sementara hasil pelaksanaan SPMB 2026, dari total 634 SD di Tulungagung terdapat tiga sekolah yang belum memperoleh satu pun murid baru, yakni SD Swasta Dlodo di Kecamatan Kalidawir, SDN 4 Besuki, dan SDN 5 Bungur di Kecamatan Karangrejo.

Selain itu, beberapa sekolah juga hanya memperoleh sedikit peserta didik. Di antaranya SDN Sembon dengan satu siswa, SDN 2 Plandaan satu hingga dua siswa sesuai pembaruan data, serta SDN Pucung yang mendapat dua siswa.

“Data ini masih bersifat sementara. Rekapitulasi final sekolah dengan jumlah pendaftar minim kemungkinan selesai pada Selasa besok,” kata Rifka.

Reporter : Anas

Berita Terkait

Serdik Sespimmen Polri Bidik Potensi UMKM Lele di Kabupaten Kediri
Polres Kediri Kenalkan AI kepada Pelajar, Siswa SMAN 2 Pare Ikuti Pembelajaran Digital
HAN ke-42 di Tulungagung, Plt Bupati Tekankan Penguatan Perlindungan Anak
Kontingen Pramuka Tulungagung Siap Berlaga di Jamnas XII 2026
79 Paskibraka Tulungagung Mulai Digembleng, Plt Bupati Minta Persiapan Dimaksimalkan
Kementerian PU Survei Lokasi Sekolah Rakyat Tulungagung, Pembangunan Dimulai Oktober
Lama Vakum, Ponpes Mukmin Mandiri II di Sendang Ditutup Warga
Sebelum Lulus, 48 Persen Siswa SMKN 2 Trenggalek Sudah Kantongi Pekerjaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:38

Serdik Sespimmen Polri Bidik Potensi UMKM Lele di Kabupaten Kediri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45

Polres Kediri Kenalkan AI kepada Pelajar, Siswa SMAN 2 Pare Ikuti Pembelajaran Digital

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:58

HAN ke-42 di Tulungagung, Plt Bupati Tekankan Penguatan Perlindungan Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:42

Kontingen Pramuka Tulungagung Siap Berlaga di Jamnas XII 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:46

79 Paskibraka Tulungagung Mulai Digembleng, Plt Bupati Minta Persiapan Dimaksimalkan

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42