Razia Gabungan Sasar Empat Blok Lapas Tulungagung

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Petugas memeriksa beberapa blok Lapas Tulungagung. (nas)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung diperketat. Razia gabungan dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH) digelar untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus mendeteksi dini keberadaan barang-barang terlarang di dalam blok hunian.

Razia dan penggeledahan tersebut dilaksanakan Rabu (23/9). Empat blok hunian menjadi sasaran pemeriksaan. Masing-masing terdiri atas tiga blok warga binaan pemasyarakatan (WBP) laki-laki dan satu blok WBP perempuan.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Lapas Tulungagung bersama Polres Tulungagung, Kodim 0807 Tulungagung, BNN Kabupaten Tulungagung, Koramil, serta Polsek Kedungwaru. Kepala BNNK Tulungagung juga hadir langsung dalam pelaksanaan razia.

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung Muhammad Kurnia mengatakan, razia merupakan langkah preventif sekaligus bagian dari deteksi dini untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) tetap terjaga. Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) serta mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kurnia.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar dan lingkungan blok hunian. Penggeledahan dilakukan dengan mengedepankan ketelitian dan profesionalitas serta tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kurnia menegaskan, pengawasan terhadap blok hunian akan terus diperkuat. Tidak hanya melalui pemeriksaan rutin, tetapi juga dengan meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Razia ini kami laksanakan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh jajaran serta dukungan dari TNI, Polri, dan BNN,” tegasnya.

Menurut dia, sinergi antarinstansi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi lapas tetap aman dan terkendali. Dengan situasi yang kondusif, proses pembinaan terhadap WBP diharapkan dapat berjalan secara optimal.

Razia gabungan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Lapas Tulungagung dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. Penguatan pengawasan diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan sehingga tujuan pembinaan WBP dapat berjalan sesuai ketentuan. (nas/ris)

Berita Terkait

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Tulungagung Ajak Generasi Muda Hindari Kenakalan Remaja
Bakar Daun Jati, Petani 74 Tahun Tewas Terbakar di Ladang
Arena Sabung Ayam dan Dadu di Bono Dibongkar Polisi
Mayat Mr. X Mengapung di Perairan Popoh, Identitas Masih Misterius
Jamaah Asal Pule Meninggal di Masjid Ngantru, Sempat Keluhkan Sakit
Jenazah Sopir Truk Korban KMP Virgo 8 Dipulangkan, Tangis Keluarga Pecah
Warga Tiudan Tolak Gerai Miras, Disebut Ada Tujuh Titik
Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Tulungagung Dorong Polantas Makin Modern

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Tulungagung Ajak Generasi Muda Hindari Kenakalan Remaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:59

Bakar Daun Jati, Petani 74 Tahun Tewas Terbakar di Ladang

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

Arena Sabung Ayam dan Dadu di Bono Dibongkar Polisi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:47

Mayat Mr. X Mengapung di Perairan Popoh, Identitas Masih Misterius

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:46

Jamaah Asal Pule Meninggal di Masjid Ngantru, Sempat Keluhkan Sakit

Berita Terbaru