Foto: Polisi menunjukkan lokasi kecelakaan di ruas jalan masuk Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru. (afif)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas jalan masuk Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru, Selasa malam (12/5) sekitar pukul 21.45 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah truk dan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
Korban meninggal diketahui bernama Imam Kanapi, 45, warga Kecamatan Sumbergempol. Saat kejadian, korban mengendarai Suzuki Satria FU AG 6603 RAA berboncengan dengan Didik Supriyadi, 43. Sementara satu korban luka lainnya adalah Erik Baharudin Lopa, 20, warga Kecamatan Kedungwaru, pengendara Honda PCX AG 6929 RCR.
Kecelakaan juga melibatkan truk Mitsubishi AG 8613 PD yang dikemudikan Ahmad Irfan Fauzi, 27, warga Blitar.
Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabila mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah selatan ke utara. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Suzuki Satria FU yang dikendarai korban.
“Diduga pengemudi truk kurang hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya dan tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” ujar Taufik, Rabu (13/5).
Benturan keras pun tak terhindarkan. Pengendara Suzuki Satria terpental dan jatuh di badan jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Tak lama berselang, Honda PCX yang melaju dari arah utara ke selatan tidak sempat menghindari motor korban yang masih berada di tengah jalan hingga terjadi tabrakan kedua. Polisi memastikan benturan kedua hanya mengenai kendaraan, sedangkan korban sudah terpental akibat tabrakan pertama.
Petugas Satlantas Polres Tulungagung yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan mengamankan ketiga kendaraan sebagai barang bukti. Seluruh kendaraan kini berada di Unit Laka Satlantas Polres Tulungagung untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Taufik mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat mendahului kendaraan lain di jalan raya.
“Kami mengimbau pengemudi kendaraan besar untuk benar-benar memastikan kondisi aman dan memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan sebelum menyalip,” tegasnya.
Reporter : Nasrul K







