Foto : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memberangkatkan JCH Tulungagung. (afif)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Sebanyak 1.175 jamaah calon haji (JCH) asal Tulungagung diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Minggu (17/5). Namun, tiga calon jamaah dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci karena faktor kesehatan.
Pemberangkatan dilakukan dalam empat kelompok terbang (kloter) reguler. Kloter 102 diberangkatkan pukul 16.00 WIB, sedangkan kloter 103, 104, dan 105 dijadwalkan berangkat pada malam hari.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin meminta seluruh JCH menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji. Dia mengingatkan jamaah untuk mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan agar stamina tetap terjaga.
“Kami tekankan agar jamaah menjaga kesehatan fisik, memperbanyak makan dan minum, serta mengurangi aktivitas yang tidak perlu. Fokus menjalankan syarat wajib dan rukun haji saja,” ujarnya.
Ahmad juga mendoakan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung Suryani menjelaskan, jumlah JCH yang berangkat mengalami pengurangan dibanding data awal saat pelepasan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, yang mencapai 1.178 orang.
Menurut dia, tiga JCH batal berangkat karena kondisi kesehatan. Satu orang harus menjalani opname di rumah sakit, sedangkan istrinya yang juga terdaftar sebagai JCH memilih menunda keberangkatan untuk mendampingi suami. Satu jamaah lainnya meninggal dunia sebelum keberangkatan.
“Ada satu jamaah yang opname dan istrinya memilih mendampingi. Sementara satu jamaah lainnya meninggal dunia,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran ibadah, pihaknya juga menyiapkan 12 kursi roda bagi jamaah yang membutuhkan bantuan mobilitas selama di Tanah Suci. Seluruh kursi roda telah dikirim lebih dulu ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya bersamaan dengan koper jamaah pada Sabtu (16/5).
Selain itu, Kemenhaj juga mengimbau para jamaah agar tidak terlalu memforsir tenaga dengan menjalankan ibadah sunnah setibanya di Arab Saudi.
“Kami sudah berpesan agar jamaah tidak langsung menjalankan ibadah sunnah. Prioritaskan rangkaian ibadah haji agar stamina tetap terjaga,” pungkas Suryani.
Reporter : Nasrul K.







