Uwi Ungu Tumbuh Subur, Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan/ Dok. Pol

KEDIRI | JATIM TERKINI – Tanaman uwi ungu yang dibudidayakan di lahan binaan Polsek Wates, Polres Kediri, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berkat pendampingan dan pemantauan rutin yang dilakukan anggota Polsek Wates setiap hari, tanaman umbi-umbian tersebut tumbuh sehat dan berkembang dengan baik.

Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto, S.H mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap program budidaya uwi ungu guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen.

“Setiap hari anggota kami melakukan pengecekan kondisi tanaman, mulai dari pertumbuhan batang, daun, hingga kondisi lahan. Alhamdulillah, saat ini perkembangan tanaman uwi ungu sangat baik dan menunjukkan hasil yang positif,” ujar AKP Agus, pada Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, budidaya uwi ungu ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Polres Kediri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat sektor ketahanan pangan nasional.

Melalui pemanfaatan lahan produktif, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus mendorong diversifikasi pangan lokal.

Uwi ungu dipilih karena memiliki nilai gizi yang tinggi serta potensi ekonomi yang menjanjikan. Selain itu, tanaman ini juga relatif mudah dibudidayakan dan mampu tumbuh dengan baik di berbagai kondisi lahan.

Program budidaya tersebut tidak hanya melibatkan jajaran kepolisian, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Di antaranya PCTA Indonesia, Pondok Jati Diri Bangsa, Pemerintah Kabupaten Kediri, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wates, serta kelompok tani setempat yang turut berperan aktif dalam proses penanaman dan perawatan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan membutuhkan sinergi dari berbagai elemen masyarakat.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan budidaya uwi ungu dapat menjadi percontohan bagi pengembangan komoditas pangan alternatif di wilayah Kabupaten Kediri.

AKP Agus Sudarjanto menambahkan, keberhasilan program ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan potensi pertanian lokal.

“Kami akan terus mendampingi dan memantau perkembangan tanaman hingga masa panen. Harapannya, program ini dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Eko Hartono

Berita Terkait

Operasi Gabungan di Jalan Supriadi, Puluhan Kendaraan Tunggak Pajak Terjaring
Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Musala Campurdarat
Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar
Jamaah Haji Trenggalek Masih di Makkah, Dijadwalkan Pulang ke Indonesia 28 Juni 2026.
Operasi Patuh Semeru 2026 Digelar 8-21 Juni, Polres Trenggalek Utamakan ETLE dan Edukasi
Luas Lahan Tebu Tulungagung Bertambah, Program Bongkar Ratoon Digenjot untuk Swasembada Gula
Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus di Pucanglaban, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Laka lantas Pick Up Vs Truk Kontainer di Dekat SPBU Boro Tulungagung, Dua Orang Luka-luka
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Operasi Gabungan di Jalan Supriadi, Puluhan Kendaraan Tunggak Pajak Terjaring

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:21 WIB

Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Musala Campurdarat

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18 WIB

Uwi Ungu Tumbuh Subur, Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:16 WIB

Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:54 WIB

Jamaah Haji Trenggalek Masih di Makkah, Dijadwalkan Pulang ke Indonesia 28 Juni 2026.

Berita Terbaru