Trenggalek, Jatim Terkini – Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menghadiri forum Musrena Keren 2026 yang digelar Kamis (26/2/2026). Kehadirannya disebut sebagai langkah percepatan sinkronisasi pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) antara legislatif dan eksekutif.
Dalam forum tersebut, Doding menegaskan komitmennya agar seluruh aspirasi yang disampaikan, khususnya dari kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas, benar-benar terakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Kalau di forum ini, saya paksakan hadir supaya di DPRD tidak perlu banyak ‘teriak’. Kalau visi-misi sudah disamakan sejak awal, nanti saat RKPD dibahas di DPRD prosesnya bisa lebih cepat,” ujarnya.
Musrena Keren 2026 merupakan inisiatif Bupati Trenggalek sebagai pelengkap forum resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Forum ini dirancang untuk memberikan ruang partisipasi lebih luas bagi kelompok yang selama ini dinilai kurang terwakili dalam proses perencanaan.
Menurut Doding, Musrena Keren menjadi instrumen penting dalam memperkuat demokrasi partisipatif di daerah. Ia mendorong peserta memanfaatkan forum tersebut secara optimal agar usulan yang disampaikan dapat diterjemahkan menjadi program nyata.
“Ini bagian dari proses demokrasi untuk menampung aspirasi kaum rentan, perempuan, disabilitas dan lainnya. Mari forum ini dimanfaatkan sebaik mungkin agar pembangunan di Trenggalek benar-benar inklusif,” katanya.
Dalam forum itu, tercatat 114 usulan dari kelompok perempuan tingkat kecamatan telah dihimpun. DPRD bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mengoordinasikan seluruh usulan tersebut untuk dirumuskan dalam RKPD.
“Aspirasi sudah masuk, nanti kami koordinasikan dengan OPD agar bisa dirancang dalam RKPD. Dari usulan di kecamatan, minimal dua usulan wajib mendapat pembiayaan,” pungkasnya.
Reporter : Syahrul Syahputra







