Foto : Tim Perseta 1970 siap bertanding di Piala Soeratin U-17. Sayang jadwal pertandingan ditunda, sehingga biaya operasional membengkak. (nas)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Penundaan pelaksanaan Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026, membuat Perseta 1970 Tulungagung harus menanggung tambahan biaya operasional. Tim berjuluk Laskar Badai Selatan itu sebelumnya telah mempersiapkan keberangkatan untuk menjalani laga perdana.
Manajer Perseta 1970 Rudi Iswahyudi mengatakan, timnya seharusnya bertanding pada Senin (10/8) di Stadion Penataran, Blitar. Namun, keputusan penundaan diterima pihak Perseta pada Sabtu (8/8).
Padahal, Perseta 1970 telah menjadwalkan keberangkatan menuju Blitar sehari sebelum pertandingan. Dengan adanya penundaan tersebut, persiapan yang telah dilakukan tim menjadi ikut terdampak.
“Perseta 1970 sudah merencanakan keberangkatan ke Blitar pada Minggu (9/8/2026). Dalam surat tersebut disebutkan pelaksanaan Piala Soeratin U-17 ditunda paling lambat hingga 16 Agustus 2026,” kata Rudi, Senin (10/8/2026).
Menurut dia, perubahan jadwal pertandingan otomatis membuat kebutuhan operasional tim bertambah. Sebab, berbagai kebutuhan yang sebelumnya telah dipersiapkan harus kembali disesuaikan dengan jadwal baru.
Selain persoalan penundaan, Perseta 1970 juga harus menyiapkan biaya pendaftaran sebesar Rp 6 juta. Rudi menyebut biaya tersebut cukup memberatkan karena pada pelaksanaan tahun sebelumnya peserta tidak dikenai biaya pendaftaran.
“Penundaan pertandingan juga membuat biaya operasional Perseta 1970 bertambah,” ujarnya.
Meski kecewa, Perseta 1970 tetap memilih menunggu kepastian dari panitia penyelenggara. Sambil menanti jadwal terbaru, tim U-17 tetap menjalani latihan seperti biasa.
Rudi berharap, panitia segera memberikan kepastian mengenai jadwal pertandingan. Dengan begitu, Perseta dapat kembali menyusun agenda keberangkatan dan persiapan tim secara lebih matang.
“Perseta U-17 berharap kompetisi segera mendapat kepastian agar persiapan tim yang sudah dilakukan selama ini tidak terganggu,” pungkasnya. (nas)










Komentar