Operasi Gabungan di Jalan Supriadi, Puluhan Kendaraan Tunggak Pajak Terjaring

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas gambungan saat menggelar operasi di Jalan Supriadi. Puluhan kendaraan tunggak pajak terjaring. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Puluhan kendaraan bermotor yang menunggak pajak terjaring dalam Operasi Pajak Kendaraan Bermotor yang digelar petugas gabungan di Jalan Supriadi, tepatnya di depan Crown Victoria Hotel, Kamis (11/6).

Dalam operasi tersebut, wajib pajak yang kedapatan menunggak langsung diarahkan untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di lokasi melalui layanan yang telah disediakan.

Kasi Pembayaran dan Penagihan UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Samsat Tulungagung Joko Wicaksono mengatakan, operasi gabungan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib membayar pajak kendaraan.

Selama pelaksanaan operasi, petugas menemukan lebih dari 20 kendaraan yang menunggak pajak tahunan. Mayoritas keterlambatan pembayaran terjadi selama satu tahun.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 kendaraan langsung melakukan pembayaran pajak di lokasi. Sementara sisanya belum membayar karena tidak membawa uang tunai atau dana yang dibawa belum mencukupi,” ujarnya.

Dari pembayaran yang dilakukan di lokasi, Samsat berhasil menghimpun penerimaan pajak sebesar Rp 2,7 juta.

Joko menjelaskan, petugas tidak hanya menyasar kendaraan yang menunggak pajak. Pengendara yang pajaknya masih aktif juga diberikan edukasi mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurut dia, tingkat kepatuhan masyarakat Tulungagung dalam membayar pajak kendaraan saat ini relatif baik. Jumlah penunggak pajak dinilai terus menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sebagian besar yang menunggak karena lupa atau kesibukan pekerjaan. Secara umum kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sudah semakin baik,” katanya.

Dalam operasi tersebut, Satlantas Polres Tulungagung turut melakukan pemeriksaan kelengkapan berkendara, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan penggunaan perlengkapan keselamatan.

Kepala Urusan Administrasi dan Tata Usaha Satlantas Polres Tulungagung Ipda Kikis Agung Dwi Husodo mengatakan, pihaknya memberikan sanksi tilang terhadap pelanggaran kasat mata, terutama pengendara yang tidak mengenakan helm.

Namun untuk pelanggaran administratif, seperti SIM yang sudah habis masa berlaku atau pengendara yang belum memiliki SIM, petugas hanya memberikan teguran dan imbauan agar segera melengkapi dokumen yang diperlukan.

“Kami fokus pada pelanggaran kasat mata. Untuk pelanggaran administrasi seperti SIM, kami masih memberikan teguran dan edukasi agar segera diurus,” pungkasnya.

Reporter: Nasrul K.

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Musala Campurdarat
Uwi Ungu Tumbuh Subur, Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar
Jamaah Haji Trenggalek Masih di Makkah, Dijadwalkan Pulang ke Indonesia 28 Juni 2026.
Operasi Patuh Semeru 2026 Digelar 8-21 Juni, Polres Trenggalek Utamakan ETLE dan Edukasi
Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus di Pucanglaban, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Laka lantas Pick Up Vs Truk Kontainer di Dekat SPBU Boro Tulungagung, Dua Orang Luka-luka
Bupati Trenggalek Hadiri Perpisahan Ketua PA dan Dua Hakim yang Dimutasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Operasi Gabungan di Jalan Supriadi, Puluhan Kendaraan Tunggak Pajak Terjaring

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:21 WIB

Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Musala Campurdarat

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18 WIB

Uwi Ungu Tumbuh Subur, Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:16 WIB

Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:54 WIB

Jamaah Haji Trenggalek Masih di Makkah, Dijadwalkan Pulang ke Indonesia 28 Juni 2026.

Berita Terbaru