3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Senin, 20 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Petugas damkar berusaha memadamkan api yang melalap kandang ayam milik Munir, di Dusun Plandangan, Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Minggu malam (19/7). (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kebakaran hebat menghanguskan kandang ayam petelur milik Munir di Dusun Plandangan, Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Minggu malam (19/7). Akibat insiden tersebut, sekitar 3.000 ekor ayam petelur mati terpanggang dan kandang ludes dilalap api. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

Kasi Pemadam dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 22.00 WIB, Munir (40), warga Desa Gendingan, sempat mengecek kondisi kandang sekaligus menyalakan alat penghangat ayam berbahan bakar gas LPG.

Usai menyalakan alat penghangat, korban meninggalkan kandang untuk membantu hajatan keluarga yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi.

“Diduga kebakaran bermula dari alat penghangat ayam berbahan bakar gas LPG yang mengalami kebocoran,” ujar Bambang, Senin (20/7).

Menurut Bambang, kebakaran pertama kali diketahui setelah Munir bersama Samsul dan Kepala Desa Gendingan M. Miftachul Arifin mendengar suara mencurigakan seperti benda terbakar. Saat dicek, api dan asap tebal sudah membubung dari arah kandang.

“Korban bersama para saksi langsung menuju lokasi dan mendapati kandang yang terbuat dari bambu serta kayu sudah dilalap api,” jelasnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan kebocoran pada pemanas ternak berbahan bakar gas LPG sebagai pemicu kebakaran. Kondisi kandang yang berada jauh dari permukiman, tepatnya di kawasan dekat Sungai Ngrowo, membuat kobaran api terlambat diketahui sehingga dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh kandang beserta sekitar 3.000 ekor ayam petelur tidak berhasil diselamatkan. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 400 juta. (anas)

Berita Terkait

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto
Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah
5 Ruko Pasar Ngemplak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Freezer
Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid
Humanis, Polsek Kedungwaru Kawal Terlapor Gangguan Jiwa Dirujuk ke RSJ Lawang
Pria Pemancing Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas, SAR Sisir hingga 5 Kilometer
Rumah Makan Padang di Botoran Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57

Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:17

Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

Senin, 20 Juli 2026 - 09:33

3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53

Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid

Berita Terbaru