Foto : petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung memadamkan api yang membakar lima ruko Pasar Ngemplak yang ludes terbakar. (ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kebakaran melanda lima ruko di kawasan Pasar Ngemplak, Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung, Selasa (28/7). Api diduga berasal dari korsleting listrik pada freezer dan kulkas di salah satu ruko, sebelum akhirnya merembet ke bangunan lain.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.05 WIB. Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung sekitar pukul 04.25 WIB. Tiga unit mobil pemadam beserta satu unit water supply langsung diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 04.35 WIB.
Kasi Operasional Pemadam dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada freezer dan kulkas di salah satu ruko. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyambar bagian atap sehingga merembet ke ruko lainnya.
“Diduga penyebab kejadian adalah korsleting listrik pada freezer dan kulkas di salah satu ruko. Api kemudian membesar dan menyambar bagian atap bangunan,” ujarnya.
Bambang menjelaskan, lima ruko yang terbakar merupakan milik tiga orang. Dua ruko milik B. Jumiatin, warga Dusun Sambi Gede, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol. Dua ruko lainnya milik B. Tin Nanas, warga Blitar. Sedangkan satu ruko merupakan milik B. Vina, warga Perum Permata Kota Blok A, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan selama hampir dua jam. Api baru berhasil dipastikan padam sekitar pukul 06.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta. Nilai kerugian tersebut meliputi lima ruko beserta barang-barang yang berada di dalamnya.
Dalam proses penanganan, Damkarmat mengerahkan tiga unit mobil pemadam, yakni Baruna 1, Baruna 2, dan Baruna 3. Proses evakuasi dan pemadaman juga mendapat bantuan dari personel Polsek Kota Tulungagung, Tim Inafis Polres Tulungagung, serta karyawan Disperindag Pasar Ngemplak. (nas)










Komentar