Longsor Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Batu Raksasa Blokir Jalan Nasional

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto – Longsor Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Batu Raksasa Blokir Jalan Nasional/ Istimewa

Trenggalek, Jatim Terkini – Akses utama penghubung Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo tidak dapat dilalui setelah terjadi longsor di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Selasa (3/3/2026) sore. Tebing setinggi sekitar 50 meter ambrol dan menimbun seluruh badan jalan nasional di KM 16.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di RT 09/RW 03, Dusun Pacar. Material berupa tanah dan bongkahan batu berukuran besar meluncur dari atas tebing dan langsung menutup total jalur antar-kabupaten tersebut.

Salah satu saksi mata, Badi, sopir truk yang berada di lokasi, mengaku sempat melihat tanda-tanda longsor sebelum kejadian utama. Ia menyebut sempat terjadi guguran kecil dari tebing yang membuat para pengendara menghentikan kendaraan.

“Awalnya ada kerikil dan tanah kecil yang jatuh. Kami langsung berhenti karena curiga. Tidak lama kemudian, longsoran besar turun dan langsung menutup jalan,” ujar Badi.

Beruntung, kewaspadaan warga dan pengguna jalan membuat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh kendaraan yang melintas berhasil menghentikan laju sebelum material besar jatuh ke badan jalan.

Pantauan di lokasi menunjukkan material longsor didominasi batu berukuran raksasa yang sulit dipindahkan secara manual. Aparat terkait kini berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat guna mempercepat proses pembersihan.

Hingga malam hari, arus lalu lintas dari dua arah, baik dari Trenggalek menuju Ponorogo maupun sebaliknya, terhenti total. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas.

Petugas mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif atau menunda perjalanan sementara waktu. Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, kemungkinan terjadinya longsor susulan masih diwaspadai.

Medan yang curam serta besarnya material batu diperkirakan membuat proses evakuasi dan pembukaan kembali jalur tersebut membutuhkan waktu.

Reporter : Syahrul Syahputra

Berita Terkait

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga
Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung
Warga Wonorejo Kembali Tuntut Perbaikan Jalan Selingkar Waduk, Ancam Boikot Pajak
Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya
Lahan Tebu di Karangrejo Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Empat Tiang FO Ilegal Ditertibkan, Satpol PP Tulungagung Amankan ke Kantor
Terjepit Tiang Basket, Pelajar SD di Tulungagung Dievakuasi Damkar
Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Kandang dan Tumpukan Kayu di Ngunut Dilalap Api

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:21

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Kamis, 10 September 2026 - 10:49

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Senin, 7 September 2026 - 20:17

Warga Wonorejo Kembali Tuntut Perbaikan Jalan Selingkar Waduk, Ancam Boikot Pajak

Senin, 7 September 2026 - 09:15

Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya

Minggu, 6 September 2026 - 19:35

Lahan Tebu di Karangrejo Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42