Cari Ikan di Sungai Brantas, Warga Ngantru Diduga Hanyut

Selasa, 19 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas berusaha mencari korban yang diduga tenggelam saat mencari ikan di Sungai Brantas. (afif)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Upaya pencarian terus dilakukan terhadap Mustofa, 45, warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, yang dilaporkan hilang diduga hanyut di Sungai Brantas, Selasa (19/5).

Korban diduga terpeleset saat mencari ikan dengan cara pladu atau ikan mabuk di aliran Sungai Brantas wilayah Desa Bendosari. Hingga kemarin sore, korban masih belum ditemukan.

Komandan Tim OPS SAR Basarnas Trenggalek Nuryono mengatakan, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 WIB dengan membawa karung menuju sungai untuk mencari ikan.

“Korban berangkat dari rumah dengan membawa karung ikan menuju Sungai Brantas,” ujarnya.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga di lokasi, korban diduga terpeleset ketika berada di tepian sungai lalu terbawa derasnya arus Sungai Brantas.

“Saat mencari ikan diduga korban terpeleset dan terbawa arus Sungai Brantas. Saat ini korban masih dalam pencarian,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Unsur yang terlibat di antaranya Basarnas, BPBD, Damkar, serta relawan potensi SAR.

Pencarian dilakukan menggunakan dua perahu karet dengan menyisir aliran sungai sejauh sekitar tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang. Selain itu, warga sekitar juga ikut membantu melakukan pemantauan di sepanjang bantaran sungai.

Nuryono menambahkan, proses pencarian difokuskan dari lokasi korban diduga hanyut hingga kawasan Jembatan Ngujang I Tulungagung.

“Kami akan melakukan pencarian dari lokasi hilangnya korban hingga Jembatan Ngujang 1 Tulungagung,” pungkasnya.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto
Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah
5 Ruko Pasar Ngemplak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Freezer
3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta
Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid
Humanis, Polsek Kedungwaru Kawal Terlapor Gangguan Jiwa Dirujuk ke RSJ Lawang
Pria Pemancing Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas, SAR Sisir hingga 5 Kilometer

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57

Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:17

Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

Senin, 20 Juli 2026 - 09:33

3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53

Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid

Berita Terbaru