Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas sedang memadamkan api di rumah dan kandang milik Mukono, warga Dusun Pulo RT 03 RW 01, Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Rabu dini hari (10/6). (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kebakaran menghanguskan rumah dan kandang ternak milik Mukono, warga Dusun Pulo RT 03 RW 01, Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Rabu dini hari (10/6). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 90 juta.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu pemilik rumah membakar sampah di dekat kandang ternak untuk mengusir nyamuk. Namun, api yang semula kecil diduga merambat ke bangunan kandang hingga membesar dan menjalar ke sebagian rumah.

Kasi Operasi dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertolongan (Damkarmat) Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 03.55 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, dua kendaraan water supply, dan satu unit kendaraan rescue menuju lokasi.

“Penyebab kejadian diduga karena pembakaran sampah di dekat kandang untuk menghilangkan nyamuk. Api kemudian merembet ke kandang sapi dan kambing serta sebagian rumah,” ujarnya.

Petugas berangkat pukul 04.05 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.35 WIB. Proses pemadaman dan pembasahan berlangsung hingga pukul 05.30 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah aset milik korban tidak dapat diselamatkan. Di antaranya sebagian bangunan rumah, kandang ternak, enam ekor kambing, perabot rumah tangga, uang tunai sekitar Rp 8 juta, satu ton gabah, serta pupuk padi.

“Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 90 juta,” tambah Bambang.

Petugas Damkarmat bersama unsur terkait dan pemerintah desa setempat turut melakukan penanganan di lokasi kejadian. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat menyalakan api di sekitar bangunan maupun material yang mudah terbakar guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Reportet : Afif

Berita Terkait

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto
Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah
5 Ruko Pasar Ngemplak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Freezer
3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta
Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid
Humanis, Polsek Kedungwaru Kawal Terlapor Gangguan Jiwa Dirujuk ke RSJ Lawang
Pria Pemancing Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas, SAR Sisir hingga 5 Kilometer

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57

Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:17

Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

Senin, 20 Juli 2026 - 09:33

3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53

Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid

Berita Terbaru