Belasan Saksi OTT Diangkut Bus ke Surabaya, Adik Kandung Bupati Ikut Diperiksa KPK

Sabtu, 11 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bus yang membawa rombongan beberapa pejabat Tulungagung ke Jakarta.

 

Pemeriksaan Tertutup Digelar di Mapolres Tulungagung, Sejumlah Kepala OPD Hingga Orang Dekat Bupati Dimintai Keterangan.

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pemeriksaan intensif pascaoperasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung terus bergulir. Sabtu pagi (11/4), belasan saksi yang berasal dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD) dan orang dekat kepala daerah diberangkatkan menuju Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya, para saksi sempat dikumpulkan dan diperiksa secara tertutup di Mapolres Tulungagung. Sekitar pukul 05.30 WIB, sebuah bus yang mengangkut para saksi tiba di halaman belakang mapolres untuk menghindari sorotan publik.

Dari pantauan di lokasi, sebanyak 12 pejabat dan saksi terkait terlihat masuk ke dalam bus sebelum akhirnya diberangkatkan sekitar pukul 06.35 WIB menuju Surabaya.

Beberapa nama pejabat yang ikut dalam rombongan pemeriksaan di antaranya Kabag Kesra Makrus Manan, Kabag Umum Yulius Rahma Isworo, Kabag Prokopim Aris Wahyudiono, Kepala Satpol PP Hartono, Kepala Dinas Pertanian Suyanto, Kepala BPKAD Dwi Hari Subagyo, Kepala Dinas PUPR Erwin Novianto, Kabag Pemerintahan Arif Efendi, serta ajudan Bupati Dwi Yoga.

Tak hanya dari kalangan pejabat eksekutif, pemeriksaan juga menyasar anggota legislatif. Salah satu yang turut dibawa yakni Jatmiko, anggota DPRD Tulungagung yang juga merupakan adik kandung Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Selain itu, seorang staf turut dibawa bersama rombongan untuk dimintai keterangan oleh tim penyidik antirasuah.

Informasi yang dihimpun, pemeriksaan lanjutan dilakukan di wilayah Surabaya guna pendalaman perkara OTT yang kini tengah ditangani KPK. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari lembaga antirasuah terkait materi pemeriksaan maupun status hukum para saksi yang dibawa.

Situasi di Mapolres Tulungagung sendiri berlangsung tertutup sejak dini hari. Aparat kepolisian membatasi akses awak media selama proses mobilisasi saksi berlangsung.

Pemeriksaan maraton ini menjadi sinyal kuat bahwa KPK tengah mendalami peran sejumlah pihak di lingkungan Pemkab Tulungagung dalam pusaran perkara yang menjerat orang nomor satu di lingkup pemkab tersebut.

Reporter : Aris H

Berita Terkait

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa
Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik
Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme
18 SPPG Disetop Sementara, Ribuan Siswa di Tulungagung Belum Terima MBG
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Notifikasi BRI-Telkom, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp2 Triliun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:26

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:03

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32

Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:57

Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas

Berita Terbaru