Foto : Konferensi Pers Polres Tulungaging ungkap kasus penculikan balita. (Ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Aksi penculikan balita terjadi di wilayah Tulungagung. Seorang wanita berinisial GH (52), warga asal Lampung, nekat membawa kabur balita laki-laki berusia 17 bulan. Berkat gerak cepat aparat kepolisian, pelaku berhasil diamankan sebelum keluar Pulau Jawa.
Kasatreskrim Polres Tulungagung, Andi Wiranata Tamba mengungkapkan, pelaku ditangkap di wilayah Serang, Banten, saat berada di dalam bus antarkota yang hendak menuju Lampung.
Peristiwa ini bermula ketika ibu korban, IR (31), warga Kecamatan Ngunut, menitipkan anaknya kepada pelaku yang masih tetangga kos. Pelaku sebelumnya dipercaya untuk menjaga korban saat ibu bekerja.
Namun, kecurigaan muncul saat pelaku selama empat hari tidak memperbolehkan ibu korban bertemu dengan anaknya.
“Setiap pelapor ingin bertemu anaknya selalu dihalangi, bahkan saat mengirim kebutuhan anak juga tidak diperbolehkan bertemu,” ujar Andi, Jumat (8/5).
Kecurigaan semakin kuat ketika pelaku melakukan panggilan video dan mengaku sedang berjalan-jalan bersama korban. Padahal, saat itu pelaku sudah berada di dalam bus jurusan Tulungagung–Lampung.
Merasa anaknya dibawa kabur, korban langsung melapor ke Polres Tulungagung pada Rabu (6/5) dini hari. Polisi kemudian melakukan pelacakan dan berkoordinasi dengan Polres Serang.
Sekitar pukul 08.30 WIB, pelaku berhasil diamankan sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumatera.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiket bus tertanggal 5 Mei 2026, tas pribadi, telepon genggam, serta peralatan memasak. Barang-barang tersebut diduga sebagai persiapan pelaku untuk menetap bersama korban di Lampung.
“Barang bukti ini menguatkan bahwa pelaku sudah merencanakan aksinya,” jelas Andi.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan dijerat Pasal 454 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya motif lain, termasuk dugaan tindak pidana perdagangan orang.
Sementara itu, korban berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat dan kini berada dalam pendampingan UPTD PPA Kabupaten Tulungagung sebelum diserahkan kembali kepada orang tuanya.
Reporter : Aris H.







