Foto : Sinergi BAZNAS dan RSUD dr. Iskak Tulungagung/ Istimewa
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Upaya memperkuat penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pelayanan publik terus dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung.
Salah satunya melalui sosialisasi sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RSUD dr. Iskak Tulungagung yang digelar pada Rabu (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan RSUD dr. Iskak tersebut menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat di lingkungan rumah sakit yang memiliki jumlah pegawai cukup besar di Kabupaten Tulungagung.
Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Suyadi, menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir penghimpunan ZIS dari sektor kesehatan mengalami fluktuasi. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi adanya perubahan sistem kepegawaian serta masuknya sejumlah pegawai baru.
“Perubahan status kepegawaian dan hadirnya banyak tenaga baru membuat koordinasi di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RSUD dr. Iskak perlu diperkuat kembali. Melalui kerja sama ini kami ingin menyatukan pemahaman serta meningkatkan sinergi agar potensi ZIS di lingkungan rumah sakit bisa kembali maksimal,” ujar Suyadi.
Ia juga menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu pemerataan ekonomi masyarakat. Karena itu, BAZNAS mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai non-ASN yang telah memenuhi syarat nisab agar menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
“Bagi yang sudah mampu mari menunaikan zakat secara tertib melalui BAZNAS. Sementara bagi yang belum mencapai nisab, sedekah tetap bisa dilakukan. Jika dikumpulkan secara bersama-sama, dana tersebut dapat membantu banyak masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Iskak, dr. Moch. Ravi Tanwirul Afkara, menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja sama tersebut. Pihak rumah sakit, kata dia, siap memfasilitasi pegawai yang ingin menyalurkan zakat maupun sedekah melalui BAZNAS.
“Melalui mekanisme yang disepakati dalam PKS ini, proses penyaluran ZIS bagi pegawai akan lebih mudah, transparan, dan akuntabel. Kami berharap RSUD dr. Iskak dapat turut menjadi penggerak penghimpunan ZIS di sektor kesehatan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tulungagung juga menyalurkan bantuan berupa sejumlah kursi roda kepada RSUD dr. Iskak. Bantuan ini diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan fasilitas mobilitas selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti bahwa dana zakat yang dihimpun dari masyarakat akan kembali dalam bentuk manfaat nyata, baik melalui layanan kesehatan, bantuan sosial, maupun program pemberdayaan masyarakat.
Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, diharapkan kolaborasi antara tenaga medis dan BAZNAS dapat terus berjalan sehingga mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat Tulungagung.
Reporter : An Nisa