Tak Ada Ampun! Polisi Sikat Knalpot Brong, 17 Motor Disita dan “Ditahan” Hingga Usai Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto :  17 Motor Kenalpot Bring Disita dan “Ditahan” Hingga Usai Lebaran

TRENGGALEK | JATIM TERKINI – Aksi ugal-ugalan pengendara knalpot brong akhirnya dibalas tegas. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Trenggalek bergerak tanpa ampun, menyapu bersih pelanggar dalam razia terbaru. Hasilnya, 17 sepeda motor langsung disita karena terbukti meresahkan warga, terutama selama malam Ramadan.

Penertiban ini dilakukan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026. Polisi tak lagi sekadar mengingatkan—kali ini langsung menindak keras setelah dibanjiri laporan masyarakat lewat layanan 110.

Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto menegaskan, ulah pengendara knalpot brong sudah di luar batas. Kebisingan yang ditimbulkan tak hanya mengganggu, tetapi juga merusak ketenangan warga yang sedang beristirahat dan beribadah.

“Ini sudah sangat meresahkan. Dari malam sampai dini hari, suara knalpot memekakkan telinga. Kami tidak akan biarkan ini terus terjadi,” tegas Sony.

Tak berhenti di situ, polisi juga mencium adanya praktik balap liar di sejumlah ruas jalan protokol. Aktivitas tersebut dinilai berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan hingga gangguan keamanan yang lebih besar.

Tanpa kompromi, 17 motor langsung “dikandangkan” di Mapolres Trenggalek. Para pemiliknya pun tak bisa berbuat banyak.

“Tidak ada toleransi. Motor baru bisa diambil setelah Operasi Ketupat selesai. Artinya, tunggu sampai Lebaran lewat,” tandasnya.

Syaratnya pun tegas: pemilik wajib mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrikan, termasuk mengganti knalpot brong dengan yang resmi. Jika tidak, motor tetap tertahan.

Polres Trenggalek mengirim pesan keras kepada para pelanggar: knalpot brong bukan sekadar pelanggaran, tapi bentuk nyata gangguan terhadap ketertiban umum.

Razia akan terus digelar tanpa henti. Polisi memastikan, siapa pun yang masih nekat akan bernasib sama—kendaraan disita, aktivitas dibatasi. Tujuannya satu: menjaga Trenggalek tetap aman, tertib, dan kondusif hingga Idul Fitri.

Reporter : Syahrul Syahputra

Berita Terkait

Plt Bupati Ajak Warga Jogo Tulungagung, Rukun dan Jaga Ketentraman 
Bulog Salurkan Banpang Triwulan Ketiga Capai 1.000 Ton, Ditargetkan September Rampung
Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung Bagikan 2.500 Paket Sembako
84 Kios Stasiun Tulungagung Dibongkar, KAI Siapkan Parkir dan Drop Zone
Data, Ekonomi, hingga Cagar Budaya, Kapolres Kediri Perkuat Komunikasi Lintas Sektor
Kekeringan Meluas, BPBD Tulungagung Droping Air Bersih dan 17 Tandon
79 Paskibraka Tulungagung Mulai Digembleng, Plt Bupati Minta Persiapan Dimaksimalkan
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 22:17

Plt Bupati Ajak Warga Jogo Tulungagung, Rukun dan Jaga Ketentraman 

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:55

Bulog Salurkan Banpang Triwulan Ketiga Capai 1.000 Ton, Ditargetkan September Rampung

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47

Tradisi Ulambana, Warga Tionghoa Tulungagung Bagikan 2.500 Paket Sembako

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:39

84 Kios Stasiun Tulungagung Dibongkar, KAI Siapkan Parkir dan Drop Zone

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:51

Data, Ekonomi, hingga Cagar Budaya, Kapolres Kediri Perkuat Komunikasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42