Foto : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pemkab Tulungagung melakukan penyegaran jabatan pelaksana tugas (Plt) kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini menyasar tiga OPD yang selama ini diisi pejabat dengan rangkap jabatan.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menjelaskan, penyegaran dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja perangkat daerah. Sebab, sebelumnya pejabat Plt juga merangkap sebagai kepala dinas definitif di OPD lain.
“Ada tiga OPD yang kami lakukan pengisian Plt karena sebelumnya dobel jabatan,” ujarnya, Jumat (8/5).
Tiga OPD tersebut yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Dinas Pendidikan (Disdik). Posisi Plt kini diisi pejabat dari jajaran Asisten Sekretariat Daerah (Setda) yang dinilai berpengalaman.
Untuk DLH, posisi Plt diisi Anang Prastitianto yang sebelumnya menjabat Asisten III Setda. Ia menggantikan Suyanto yang juga menjabat Kepala Dinas Pertanian secara definitif.
Sementara itu, jabatan Plt Kepala Bapenda kini dipercayakan kepada Tranggono, yang sebelumnya menjabat Asisten II Setda. Sebelumnya, posisi tersebut diisi Kabid Sonny Jatmiko.
Adapun Plt Kepala Disdik kini dijabat Fajar Widarianto. Sebelumnya, ia merupakan Kepala Disperindag definitif. Ia menggantikan Deni Susanti yang sebelumnya menjabat Sekretaris Disdik.
Baharudin menegaskan, pengisian dari kalangan asisten Setda dilakukan karena mereka dinilai sebagai pejabat senior yang memahami tata kelola pemerintahan.
“Karena mereka senior, kami anggap mampu membantu menjalankan roda organisasi,” jelasnya.
Selain tiga OPD tersebut, dua OPD lainnya masih tetap diisi Plt. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dijabat Agus Sulistiono yang juga Sekretaris Dinas PUPR. Sedangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) masih dipimpin Hari Prastijo yang juga Camat Tulungagung.
Meski saat ini terdapat lima OPD yang dipimpin Plt, Baharudin mengaku belum memprioritaskan pengisian jabatan kepala dinas definitif. Ia memilih fokus pada stabilitas kinerja organisasi di masa transisi.
“Untuk definitif nanti dulu. Kami akan maksimalkan peran staf ahli untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di OPD,” pungkasnya.
Reporter : Nasrul K.







