Foto : Kondisi truk bermuatan pasir usai menabrak jembatan, setelah tidak kuat menanjak di Kalicilik Pucanglaban. (ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kecelakaan tunggal terjadi di tanjakan Kalicilik, Pucanglaban, Senin (27/4) siang. Sebuah truk pasir diduga kelebihan muatan tidak kuat menanjak hingga menabrak struktur jembatan. Akibat kejadian itu, sopir truk meninggal dunia di lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Truk Isuzu warna putih bernopol AG 8947 UH yang dikemudikan Panki Suwito, 51, warga Dusun Arak Branjang RT 02/RW 06, Desa Pucanglaban, melaju di jalur menanjak dengan membawa muatan pasir.
Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Taufik Nabila mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk diduga tidak kuat menanjak karena membawa beban berlebih.
“Kontur jalan yang menanjak ditambah muatan pasir yang berlebih membuat kendaraan kehilangan tenaga. Truk kemudian mundur tak terkendali dan membentur jembatan dengan keras,” ujarnya.
Benturan keras tersebut menyebabkan Panki meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas Unit Laka Satlantas Polres Tulungagung langsung melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan jalur agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa truk AG 8947 UH dan mendata kerusakan material di sekitar lokasi kejadian.
Pihak keluarga korban yang diwakili istri almarhum telah berkoordinasi dengan petugas. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan tunggal dan membuat surat pernyataan tidak dilakukan visum lanjutan serta tidak menuntut pihak mana pun.
AKP Taufik menegaskan pentingnya kepatuhan pengemudi truk barang terhadap batas maksimal tonase muatan, terutama saat melintasi jalur perbukitan dan tanjakan curam.
“Membawa muatan berlebih sangat fatal dan berbahaya. Pastikan kendaraan laik jalan dan muatan sesuai kapasitas demi mencegah hal yang tidak diinginkan di jalan raya,” tegasnya.
Reporter : Nasrul K







