Sebelum Lulus, 48 Persen Siswa SMKN 2 Trenggalek Sudah Kantongi Pekerjaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Alumni SMKN 2 bersama salah satu karyawan perusahaan di depan stand job fair. (ris)

TRENGGALEK | JATIM TERKINI – Upaya meningkatkan keterserapan lulusan terus dilakukan SMKN 2 Trenggalek. Hasilnya, hampir separuh siswa yang akan lulus tahun ini telah mengantongi pekerjaan bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah.

Kepala SMKN 2 Trenggalek, Masrur Hanafi mengatakan, berbagai program disiapkan untuk mempertemukan siswa dengan dunia industri. Salah satunya melalui pelaksanaan job fair yang rutin digelar setiap tahun.

“Ini job fair yang ketiga. Selain itu, siswa setelah semester IV menjalani praktik kerja industri (prakerin) atau magang industri selama satu semester,” ujarnya.

Menurut Hanafi, setelah menyelesaikan masa magang, siswa mendapatkan pembelajaran yang difokuskan pada kesiapan memasuki dunia kerja. Program tersebut dikenal sebagai bulan industri yang di dalamnya juga terdapat proses rekrutmen perusahaan.

Sekolah juga menghadirkan berbagai perusahaan untuk memberikan pembekalan terkait proses seleksi kerja. Mulai dari simulasi wawancara, asesmen, hingga pemahaman peluang kerja di berbagai sektor industri.

“Kami mendatangkan HRD dari berbagai perusahaan. Setelah pembekalan, langsung dilakukan rekrutmen. Jadi sejak awal semester VI siswa sudah mulai mengikuti proses seleksi kerja,” jelasnya.

Berdasarkan data sekolah, hingga saat ini sebanyak 337 siswa telah diterima bekerja di 51 perusahaan. Penempatan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, termasuk Jepang.

“Ada 16 siswa yang saat ini masih dalam proses penempatan kerja ke luar negeri dan kemungkinan jumlahnya masih bertambah,” katanya.

Hanafi menambahkan, target sekolah adalah memastikan sebagian besar lulusan terserap dunia kerja dalam waktu satu tahun setelah lulus. Untuk memantau capaian tersebut, sekolah melakukan tracer study secara berkala.

“Tahun depan kami menargetkan minimal 81 persen lulusan terserap. Saat ini sebelum lulus sudah hampir 48 persen siswa yang diterima bekerja,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan job fair tahun ini, tersedia 1.443 lowongan kerja dari 29 perusahaan. Selain menyiapkan kompetensi kejuruan, sekolah juga memberikan perhatian pada aspek kebugaran fisik dan penguatan soft skill siswa.

“Industri membutuhkan tenaga kerja yang bugar. Selain itu, kami menghadirkan pelaku industri untuk memberikan wawasan tentang budaya kerja, SOP di perusahaan, dan keterampilan nonteknis yang dibutuhkan dunia kerja,” pungkasnya.

Reporter : Aris H.

Berita Terkait

Serap Tenaga Kerja, SMKN 2 Trenggalek Gelar Job Fair Libatkan 29 Perusahaan
Tak Ada Titipan, Disdik Tulungagung Deklarasikan SPMB 2026/2027
Tak Kunjung Diperbaiki, Dua Ruang Kelas SDN 1 Babadan Rusak Parah
110 Guru Tulungagung Demo ke DPR RI, Tuntut Kesetaraan Status Guru Swasta dan Negeri
898 Pelajar SMK Tulungagung Siap Magang ke Luar Negeri, Jepang Jadi Tujuan Favorit
Revitalisasi 48 Sekolah Dituntaskan, Khofifah Dorong Jatim Jadi Barometer Pendidikan Nasional
Pekan Depan, 21 Jabatan Kepala Sekolah Kosong Diisi Definitif
Mahasiswa Segel Ruang Aspirasi DPRD, Kecewa Audiensi Dua Kali Batal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sebelum Lulus, 48 Persen Siswa SMKN 2 Trenggalek Sudah Kantongi Pekerjaan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:49 WIB

Serap Tenaga Kerja, SMKN 2 Trenggalek Gelar Job Fair Libatkan 29 Perusahaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:47 WIB

Tak Ada Titipan, Disdik Tulungagung Deklarasikan SPMB 2026/2027

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:16 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Dua Ruang Kelas SDN 1 Babadan Rusak Parah

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:38 WIB

110 Guru Tulungagung Demo ke DPR RI, Tuntut Kesetaraan Status Guru Swasta dan Negeri

Berita Terbaru