Foto : Petugas saat mendatangi lokasi. Setelah ada 66 penerima MBG di Rejotangan diduga keracunan, SPPG Pakisrejo ditutup sementara. (ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Puluhan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Rejotangan diduga mengalami keracunan makanan, usai menyantap menu makan siang yang dibagikan Rabu (29/7). Total ada 66 orang yang mengalami keluhan kesehatan berupa mual, muntah, hingga diare.
Menu MBG yang disajikan saat itu terdiri atas nasi putih, daging masak kecap, sayur buncis dan tempe, jeruk, serta kerupuk.
Ketua Satgas MBG Kecamatan Rejotangan Eko Sumaryono mengatakan, dari hasil pendataan, korban tersebar di beberapa lokasi penerima manfaat.
“Total ada 66 orang. Rinciannya 47 penerima manfaat di Posyandu Pakisrejo, tiga orang dari SD Pakisrejo yang terdiri dari satu guru dan dua siswa, serta 16 orang dari sekolah di wilayah kerja Puskesmas Banjarejo,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (30/7).
Eko mengaku, informasi mengenai dugaan keracunan tersebut sempat tidak langsung diterimanya. Ia justru memperoleh kabar dari perangkat desa setempat.
“Informasinya saya dapat dari perangkat desa. Karena itu saya langsung melakukan pelaporan,” katanya.
Menurut Eko, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo untuk sementara dihentikan sambil menunggu tindak lanjut dan arahan dari pihak terkait.
“Saat ini SPPG Pakisrejo ditutup sementara sambil menunggu informasi lebih lanjut,” tegasnya.
Meski sempat menjalani perawatan di Puskesmas Banjarejo, kondisi seluruh penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan dilaporkan telah membaik.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan maupun dugaan sumber penyebab insiden tersebut. (nas)










Komentar