Kadisdik Jatim Gaungkan Gerakan Kurangi Sampah Plastik di Sekolah, Siswa Diajak Gunakan Tumbler

Kamis, 2 April 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kadisdik Jatim Gaungkan Gerakan Kurangi Sampah Plastik di Sekolah/ Istimewa

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, terus mendorong penguatan kesadaran lingkungan sejak dini di kalangan pelajar. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungannya ke SMAN 1 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Rabu (1/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Aries menginisiasi kampanye pengurangan sampah plastik dengan membagikan tumbler kepada para siswa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Dinas Pendidikan Jatim untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.

Menurut Aries, pembiasaan penggunaan tumbler bukan sekadar simbol, melainkan langkah konkret dalam membangun budaya hidup ramah lingkungan di kalangan generasi muda.

“Penggunaan tumbler bukan sekadar kebiasaan sederhana, tetapi bagian dari gerakan besar dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Siswa tidak hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menegaskan, edukasi lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan dan dimulai sejak dini agar tertanam kuat dalam karakter siswa.

“Melalui kebiasaan sederhana ini, kami berharap para siswa dapat menginspirasi keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk turut serta dalam upaya pengurangan sampah plastik. Perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Aries menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan kesadaran kolektif terhadap pelestarian lingkungan.

“Kita harus mulai dari diri sendiri dan dari hal-hal sederhana. Jika dilakukan secara masif dan berkelanjutan, maka dampaknya akan sangat besar bagi masa depan bumi yang lebih sehat dan lestari,” pungkasnya.

Gerakan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, namun mampu membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan pelajar sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kelestarian bumi.

Reporter : An Nisa

Berita Terkait

Sebelum Lulus, 48 Persen Siswa SMKN 2 Trenggalek Sudah Kantongi Pekerjaan
Serap Tenaga Kerja, SMKN 2 Trenggalek Gelar Job Fair Libatkan 29 Perusahaan
Tak Ada Titipan, Disdik Tulungagung Deklarasikan SPMB 2026/2027
Tak Kunjung Diperbaiki, Dua Ruang Kelas SDN 1 Babadan Rusak Parah
110 Guru Tulungagung Demo ke DPR RI, Tuntut Kesetaraan Status Guru Swasta dan Negeri
898 Pelajar SMK Tulungagung Siap Magang ke Luar Negeri, Jepang Jadi Tujuan Favorit
Revitalisasi 48 Sekolah Dituntaskan, Khofifah Dorong Jatim Jadi Barometer Pendidikan Nasional
Pekan Depan, 21 Jabatan Kepala Sekolah Kosong Diisi Definitif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sebelum Lulus, 48 Persen Siswa SMKN 2 Trenggalek Sudah Kantongi Pekerjaan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:49 WIB

Serap Tenaga Kerja, SMKN 2 Trenggalek Gelar Job Fair Libatkan 29 Perusahaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:47 WIB

Tak Ada Titipan, Disdik Tulungagung Deklarasikan SPMB 2026/2027

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:16 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Dua Ruang Kelas SDN 1 Babadan Rusak Parah

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:38 WIB

110 Guru Tulungagung Demo ke DPR RI, Tuntut Kesetaraan Status Guru Swasta dan Negeri

Berita Terbaru