Truk Pasir Kelebihan Muatan Tabrak Jembatan di Tanjakan Kalicilik, Sopir Tewas di Lokasi

Selasa, 28 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kondisi truk bermuatan pasir usai menabrak jembatan, setelah tidak kuat menanjak di Kalicilik Pucanglaban. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kecelakaan tunggal terjadi di tanjakan Kalicilik, Pucanglaban, Senin (27/4) siang. Sebuah truk pasir diduga kelebihan muatan tidak kuat menanjak hingga menabrak struktur jembatan. Akibat kejadian itu, sopir truk meninggal dunia di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Truk Isuzu warna putih bernopol AG 8947 UH yang dikemudikan Panki Suwito, 51, warga Dusun Arak Branjang RT 02/RW 06, Desa Pucanglaban, melaju di jalur menanjak dengan membawa muatan pasir.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Taufik Nabila mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk diduga tidak kuat menanjak karena membawa beban berlebih.

“Kontur jalan yang menanjak ditambah muatan pasir yang berlebih membuat kendaraan kehilangan tenaga. Truk kemudian mundur tak terkendali dan membentur jembatan dengan keras,” ujarnya.

Benturan keras tersebut menyebabkan Panki meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas Unit Laka Satlantas Polres Tulungagung langsung melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan jalur agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa truk AG 8947 UH dan mendata kerusakan material di sekitar lokasi kejadian.

Pihak keluarga korban yang diwakili istri almarhum telah berkoordinasi dengan petugas. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan tunggal dan membuat surat pernyataan tidak dilakukan visum lanjutan serta tidak menuntut pihak mana pun.

AKP Taufik menegaskan pentingnya kepatuhan pengemudi truk barang terhadap batas maksimal tonase muatan, terutama saat melintasi jalur perbukitan dan tanjakan curam.

“Membawa muatan berlebih sangat fatal dan berbahaya. Pastikan kendaraan laik jalan dan muatan sesuai kapasitas demi mencegah hal yang tidak diinginkan di jalan raya,” tegasnya.

Reporter : Nasrul K

Berita Terkait

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara
Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto
Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah
5 Ruko Pasar Ngemplak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Freezer
3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta
Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid
Humanis, Polsek Kedungwaru Kawal Terlapor Gangguan Jiwa Dirujuk ke RSJ Lawang
Pria Pemancing Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas, SAR Sisir hingga 5 Kilometer

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16

66 Penerima MBG di Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Pakisrejo Ditutup Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57

Kapolres Tulungagung Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Gantikan AKBP Ihram Kustarto

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:17

Lansia di Campurdarat Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

Senin, 20 Juli 2026 - 09:33

3.000 Ayam Petelur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53

Tentukan Arah Kiblat Lewat Rashdul Kiblat, Kemenag Tulungagung: Momen Tepat Kalibrasi Musala dan Masjid

Berita Terbaru