ASN Trenggalek Peringati Hardiknas dengan Busana Adat, Sekda Tekankan Spirit Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Trenggalek Peringati Hardiknas dengan Busana Adat/ Dok. Prokopim

TRENGGALEK | JATIM TEKINI – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung di halaman parkir depan kantor setempat dengan para peserta tampil kompak mengenakan pakaian adat nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Hardiknas menjadi momen penting untuk merefleksikan sekaligus menguatkan kembali semangat pendidikan nasional.

Ia menekankan bahwa pendidikan sejatinya merupakan proses yang dijalankan dengan ketulusan dan kasih sayang untuk memanusiakan manusia.

“Pendidikan adalah upaya menemukan sekaligus mengembangkan potensi dasar manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional yang meletakkan fondasi sistem among. Dalam konsep tersebut, pendidikan mencakup tiga unsur utama yakni asah (pengetahuan), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk karakter dan peradaban. Melalui pendidikan, potensi manusia diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab.

Lebih lanjut, ia mengaitkan arah pendidikan nasional dengan visi pembangunan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia agar Indonesia menjadi negara maju, sejahtera, dan bermartabat.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini tengah mendorong penerapan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Edy menegaskan, perbaikan pendidikan harus dimulai dari ruang kelas.
Ia menyebut keberhasilan berbagai kebijakan pendidikan sangat bergantung pada tiga hal utama, yakni pola pikir (mindset) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang jelas.

“Tanpa tiga hal tersebut, kebijakan hanya akan menjadi formalitas dan berhenti pada angka-angka capaian semata,” pungkasnya.

Reporter : Zainal Arifin

Berita Terkait

Operasi Gabungan di Jalan Supriadi, Puluhan Kendaraan Tunggak Pajak Terjaring
Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Musala Campurdarat
Uwi Ungu Tumbuh Subur, Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar
Jamaah Haji Trenggalek Masih di Makkah, Dijadwalkan Pulang ke Indonesia 28 Juni 2026.
Operasi Patuh Semeru 2026 Digelar 8-21 Juni, Polres Trenggalek Utamakan ETLE dan Edukasi
Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus di Pucanglaban, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Laka lantas Pick Up Vs Truk Kontainer di Dekat SPBU Boro Tulungagung, Dua Orang Luka-luka
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Operasi Gabungan di Jalan Supriadi, Puluhan Kendaraan Tunggak Pajak Terjaring

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:21 WIB

Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Musala Campurdarat

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18 WIB

Uwi Ungu Tumbuh Subur, Polsek Wates Intensif Lakukan Pendampingan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:16 WIB

Usir Nyamuk, Rumah dan Kandang di Sendang Ludes Terbakar

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:54 WIB

Jamaah Haji Trenggalek Masih di Makkah, Dijadwalkan Pulang ke Indonesia 28 Juni 2026.

Berita Terbaru