Jembatan Gondang 1 Ditutup Total, Proyek Rp 15,9 M Dimulai hingga Desember

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polisi dan kontraktor memasang barikade sebagai tanda ditutup totalnya jembatan Gondang 1. (afif)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Pembangunan ulang Jembatan Gondang 1 di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, resmi dimulai Selasa (2/6). Penutupan akses jembatan ditandai dengan beroperasinya alat berat yang mulai membongkar konstruksi lama sekitar pukul 14.00 WIB.

Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026, itu menelan anggaran sebesar Rp 15,9 miliar. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Permata Alam Sakti dengan pengawasan konsultan PT Gunung Giri Engineering Consultant KSO, PT Mitrapacific Consulindo Internasional KSO, dan PT Adhiyasa Desicon.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP M. Taufik Nabila mengatakan, jembatan akan dibongkar secara menyeluruh sebelum dibangun kembali. Pekerjaan ditargetkan rampung pada 11 Desember 2026.

“Jembatan dibongkar total kemudian dibangun kembali,” ujarnya.

Seiring dimulainya proyek tersebut, arus lalu lintas di ruas nasional Tulungagung–Trenggalek dialihkan melalui sejumlah jalur alternatif yang telah disiapkan.

Untuk kendaraan berat roda enam dan bertonase tinggi dari arah Trenggalek, arus dialihkan melalui Simpang Empat Durenan menuju Simpang Bandung, kemudian diteruskan ke Simpang Empat Tamanan, Tulungagung.

Sebaliknya, kendaraan berat dari arah Kediri dan Blitar diarahkan dari Simpang Empat Tamanan menuju Simpang Empat Bandung hingga Simpang Empat Durenan, Trenggalek. Sementara kendaraan dari wilayah Mojo, Kediri, dialihkan ke arah timur melalui Simpang Tiga Ngujang hingga Simpang Empat Jepun.

Adapun kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Trenggalek dapat memanfaatkan jalur Simpang Tiga Gondang menuju Simpang Tiga Polsek Kalangbret.

Selain itu, petugas juga menyiapkan jalur alternatif tambahan melalui Simpang Tiga Balai Desa Bendungan menuju Jalan Raya Mojoarum. Pengguna jalan juga dapat melintas melalui Simpang Tiga Malasan, Trenggalek, menuju wilayah Gempolan, Kecamatan Pakel.

Taufik menegaskan, personel kepolisian akan disiagakan di sejumlah titik pengalihan arus selama masa pembangunan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu pengguna jalan yang belum mengetahui perubahan jalur lalu lintas.

“Petugas sudah disiapkan di titik-titik pengalihan arus. Rambu-rambu penunjuk jalur alternatif juga telah dipasang agar masyarakat lebih mudah menyesuaikan perjalanan,” pungkasnya.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

DPRD Ketok Palu Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Marsono: Semua Anggaran Harus Diawasi
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Plt Bupati Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD
Razia Parkir Liar Digencarkan, Jukir Ilegal Didata untuk Ikut Pelatihan Kerja
Pembina Koperasi Andalan Jatim, Ahmad Baharudin: Jadi Motivasi Perkuat Koperasi Modern
Sinergi Pemkab dan Kodim, Karya Bhakti TNI 2026 Dimulai Bangun Jalan Rabat Beton di Pagerwojo
Pembangunan Jembatan Junjung Dimulai, Target Tuntas Enam Bulan
Warga Kaligentong Desak Penyelesaian Sengketa Lahan dan Akses Listrik
Ayah Wajib Hadir, Harganas ke-33 Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34

DPRD Ketok Palu Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Marsono: Semua Anggaran Harus Diawasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Plt Bupati Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:22

Razia Parkir Liar Digencarkan, Jukir Ilegal Didata untuk Ikut Pelatihan Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:58

Pembina Koperasi Andalan Jatim, Ahmad Baharudin: Jadi Motivasi Perkuat Koperasi Modern

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:13

Sinergi Pemkab dan Kodim, Karya Bhakti TNI 2026 Dimulai Bangun Jalan Rabat Beton di Pagerwojo

Berita Terbaru