Pemkab Tulungagung Gelar Rapat Pendana Usai OTT KPK, Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

Rabu, 15 April 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pemkab Tulungagung Gelar Rapat Pendana Usai OTT KPK/ Aris

TULUNGAGUNG, JATIM TERKINI – Pemkab Tulungagung bergerak cepat merespons operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo. Bersama Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemkab langsung menggelar rapat staf perdana, Selasa (14/4/2026).

Rapat dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, dan dihadiri seluruh jajaran OPD, camat, hingga aparatur sipil negara (ASN).

Dalam forum tersebut, Pemkab menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pemerintahan serta memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal di tengah situasi hukum yang berkembang.

“Seluruh ASN diminta tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dalam melayani masyarakat,” tegas Baharudin.

Ia menjelaskan, rapat ini menjadi langkah awal konsolidasi internal untuk merapatkan barisan birokrasi sekaligus menyamakan arah kebijakan agar roda pemerintahan tidak terganggu.

Pendampingan dari Kemendagri disebut menjadi penguat dalam menjaga ritme pemerintahan daerah tetap stabil. Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Efrimeiriza, menegaskan kehadirannya merupakan instruksi langsung dari Menteri Dalam Negeri.

Ia menyampaikan empat poin penting kepada jajaran Pemkab Tulungagung, yakni menjaga stabilitas pemerintahan, memastikan pelayanan publik tetap optimal, melakukan langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang, serta memberikan dorongan moral bagi ASN.

Menurutnya, kasus OTT yang kembali terjadi di Tulungagung menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

“Peristiwa ini harus jadi evaluasi menyeluruh agar tata kelola pemerintahan ke depan lebih baik,” ujarnya.

Pemkab Tulungagung memastikan akan menjalankan seluruh arahan dari pemerintah pusat dan provinsi demi memulihkan kepercayaan publik serta menjaga kinerja pemerintahan tetap berjalan optimal.

Reporter : Aris. H

Berita Terkait

1.030 Warga Plosokandang Terima Bantuan Pangan, Jumlah KPM Naik Hampir 300 Orang
Job Fair Tulungagung 2026 Dibuka, Sediakan 3.750 Lowongan dari 47 Perusahaan
ASN Setda Trenggalek Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Jembatan Gondang 1 Ditutup Total, Proyek Rp 15,9 M Dimulai hingga Desember
Puluhan Dusun Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Dropping Air Bersih
Sapi Banpres 1 Ton Lebih Diserahkan ke Masjid di Tulungagung
Proyek Infrastruktur di Tulungagung Kembali Jalan, Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap
Lima Ranperda Disepakati, DPRD Tulungagung Bentuk Pansus Bahas Empat Raperda Inisiatif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:15 WIB

1.030 Warga Plosokandang Terima Bantuan Pangan, Jumlah KPM Naik Hampir 300 Orang

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:59 WIB

Job Fair Tulungagung 2026 Dibuka, Sediakan 3.750 Lowongan dari 47 Perusahaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:31 WIB

ASN Setda Trenggalek Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:10 WIB

Jembatan Gondang 1 Ditutup Total, Proyek Rp 15,9 M Dimulai hingga Desember

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Puluhan Dusun Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Dropping Air Bersih

Berita Terbaru