Pengguna Jalan Masih Bandel, Empat Jalur Alternatif di Gondang Dipasangi Portal

Senin, 29 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas memasang portal agar pengguna jalan tidak bandel. Ada empat jalur alternatif di Gondang yang dipasangi portal. (afif)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Petugas gabungan memasang portal pembatas ketinggian kendaraan di empat titik jalur alternatif di Kecamatan Gondang, Senin (29/6). Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan kendaraan bertonase tinggi yang masih nekat melintas meski Jembatan Gondang ditutup.

Pemasangan portal dilakukan tim Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) bersama pemerintah desa setempat. Keempat titik portal berada di Simpang Empat Cabe, Simpang Tiga barat Kantor Kecamatan Gondang, Simpang Tiga Mojoarum, dan Simpang Empat Pampang.

KBO Satlantas Polres Tulungagung Iptu Ahmad Zainudin mengatakan, pemasangan portal merupakan tindak lanjut atas banyaknya keluhan warga terkait truk bertonase besar yang memanfaatkan jalur alternatif.

“Selama ini masih banyak kendaraan bertonase tinggi yang mengabaikan rambu pengalihan arus dan tetap melintas di jalan alternatif. Karena itu kami memasang portal di empat titik,” ujarnya.

Menurut Ahmad, sebelumnya petugas telah memasang 32 rambu pengalihan arus. Namun, upaya tersebut belum efektif karena masih banyak sopir truk yang memilih melintasi jalan desa.

Akibatnya, sejumlah ruas jalan alternatif, terutama di Desa Mojoarum, mengalami kerusakan lantaran tidak dirancang menahan beban kendaraan berat.

“Jalan tersebut memang bukan diperuntukkan bagi kendaraan bertonase tinggi, sehingga kerusakan tidak bisa dihindari,” jelasnya.

Dengan pemasangan portal, kendaraan roda enam atau lebih dipastikan tidak lagi bisa melintas di jalur alternatif tersebut. Meski demikian, warga setempat tetap diberi dispensasi apabila membutuhkan truk logistik untuk keperluan tertentu, seperti hajatan atau distribusi material.

Mekanismenya, warga dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa. Kunci portal telah diserahkan kepada masing-masing kepala desa sehingga dapat dibuka sewaktu-waktu untuk kebutuhan warga.

“Portal tidak dibuka untuk kendaraan umum maupun truk dari luar daerah. Tujuannya agar masyarakat sekitar tidak terus dirugikan akibat kerusakan jalan,” tegas Ahmad.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tulungagung, Ferdi menilai pemasangan portal seharusnya dilakukan sejak awal penutupan Jembatan Gondang.

“Kalau pemasangan portal dilakukan bersamaan dengan penutupan jembatan, penguraian kemacetan dan pengendalian arus lalu lintas akan lebih efektif,” katanya.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga
Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung
Warga Wonorejo Kembali Tuntut Perbaikan Jalan Selingkar Waduk, Ancam Boikot Pajak
Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya
Lahan Tebu di Karangrejo Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Empat Tiang FO Ilegal Ditertibkan, Satpol PP Tulungagung Amankan ke Kantor
Terjepit Tiang Basket, Pelajar SD di Tulungagung Dievakuasi Damkar
Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Kandang dan Tumpukan Kayu di Ngunut Dilalap Api

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:21

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Kamis, 10 September 2026 - 10:49

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Senin, 7 September 2026 - 20:17

Warga Wonorejo Kembali Tuntut Perbaikan Jalan Selingkar Waduk, Ancam Boikot Pajak

Senin, 7 September 2026 - 09:15

Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya

Minggu, 6 September 2026 - 19:35

Lahan Tebu di Karangrejo Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42