PNS Meninggal Mendadak Saat Gotong Royong di Candi Dadi

Minggu, 14 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas mengevakuasi PNS yang meninggal mendadak saat gotong royong di Candi Dadi. (ist)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kegiatan pelestarian situs bersejarah di Candi Dadi, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, berujung duka. Seorang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tulungagung, Amanul Huda, 59, meninggal dunia saat mengikuti kegiatan komunitas di kawasan candi tersebut, Minggu (14/6).

Warga Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kedungwaru, itu diketahui bergabung bersama sekitar 15 anggota komunitas SABDA, alumni SMA Kedungwaru. Sejak pukul 07.00 mereka melakukan kerja bakti membuat saluran air di area Candi Dadi.

Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih mengatakan, sekitar pukul 10.30 korban bersama rombongan beristirahat untuk makan, minum, dan melepas lelah. Namun, saat beristirahat korban tiba-tiba lemas dan tidak sadarkan diri.

“Korban mendadak lemas saat istirahat dan kemudian tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Rekan-rekan korban sempat memberikan pertolongan dan meminta bantuan seorang dokter spesialis paru yang berada di lokasi. Namun kondisi korban tidak membaik. Saat proses evakuasi turun dari kawasan candi, korban dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban.

Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi yang diketahui sejak sekitar dua bulan terakhir.

“Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat tekanan darah tinggi,” terang Retno.

Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Tulungagung Ajak Generasi Muda Hindari Kenakalan Remaja
Bakar Daun Jati, Petani 74 Tahun Tewas Terbakar di Ladang
Arena Sabung Ayam dan Dadu di Bono Dibongkar Polisi
Mayat Mr. X Mengapung di Perairan Popoh, Identitas Masih Misterius
Jamaah Asal Pule Meninggal di Masjid Ngantru, Sempat Keluhkan Sakit
Jenazah Sopir Truk Korban KMP Virgo 8 Dipulangkan, Tangis Keluarga Pecah
Warga Tiudan Tolak Gerai Miras, Disebut Ada Tujuh Titik
Razia Gabungan Sasar Empat Blok Lapas Tulungagung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Tulungagung Ajak Generasi Muda Hindari Kenakalan Remaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:59

Bakar Daun Jati, Petani 74 Tahun Tewas Terbakar di Ladang

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

Arena Sabung Ayam dan Dadu di Bono Dibongkar Polisi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:47

Mayat Mr. X Mengapung di Perairan Popoh, Identitas Masih Misterius

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:46

Jamaah Asal Pule Meninggal di Masjid Ngantru, Sempat Keluhkan Sakit

Berita Terbaru