Foto : Petugas saat memadamkan api di rumah makan Padang di Botoran. (ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai Rumah Makan Padang di Jalan Raya Botoran Timur, Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung, Rabu dini hari (8/7). Bangunan milik Muhammad Rais itu ludes dilalap api. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp 250 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik di kamar anak yang berada di sisi utara bangunan. Saat pertama kali diketahui pemilik rumah, kobaran api sudah membesar hingga dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.
Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 03.44 WIB. Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil water supply langsung diberangkatkan menuju lokasi.
“Api berasal dari kamar anak di sebelah utara atau kanan rumah. Saat diketahui oleh orang tuanya, api sudah membesar dan membakar seluruh rumah,” ujar Bambang, Rabu (8/7).
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.54 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Karena kobaran api cukup besar, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dipastikan padam pada pukul 04.55 WIB.
“Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.
Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung mengerahkan personel yang terdiri atas Kasi Operasi Pemadaman, Kasi Penyelamatan, tim Baruna 1, Baruna 3, Analis Kebakaran, serta anggota Redkar.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh bangunan beserta sebagian besar isinya hangus terbakar. Pemilik memperkirakan total kerugian material mencapai sekitar Rp 250 juta.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih diduga akibat korsleting listrik. Petugas mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
Reporter : Anas










Komentar